25 dari 140 Korban WO Bodong Asal Paseh Bandung Lapor ke Polda Jabar, Total Kerugian Capai Rp2,4 Miliar

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG – Sebanyak 25 orang dari lebih dari 100 korban jasa penyelenggara pernikahan (WO) bodong yang beroperasi di wilayah Paseh, Kabupaten Bandung, telah resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Barat pada Sabtu (6/6/2026). Kasus ini menyita perhatian karena menimbulkan kerugian materi yang sangat besar bagi masyarakat, khususnya calon pengantin dan rekanan usaha.

Salah satu korban, Sunsun Nugraha (23), mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Ia telah menyerahkan uang sebesar Rp70 juta kepada terduga pelaku sebagai pembayaran jasa untuk resepsi pernikahannya yang rencananya akan digelar pada 21 Juni mendatang.

“Kalau saya pribadi sudah rugi Rp70 jutaan,” ungkap Sunsun saat memberikan keterangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penghitungan yang dilakukan para korban melalui kelompok komunikasi yang mereka bentuk, jumlah pihak yang dirugikan ternyata jauh lebih banyak. Hingga saat ini, tercatat ada 140 orang yang menjadi korban, dengan rincian sekitar 80 persen merupakan calon pengantin, dan 20 persen lainnya adalah para vendor atau rekanan usaha yang bekerja sama dengan WO tersebut.

Baca Juga:  PROYEK GI PLN DI JEPARA MENUAI KONTROVERSI: Lahan Bengkok & Kawasan Pangan Diduga Dialihfungsi Secara Opaque

Dari seluruh laporan dan data yang dihimpun dalam kelompok tersebut, total akumulasi kerugian yang diderita seluruh korban diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp2,4 miliar.

“Kalau kita totalkan dari jumlah semua korban yang ada di dalam grup, itu kerugiannya kurang lebih mencapai Rp2,4 miliar,” jelas Sunsun.

Hingga berita ini diturunkan, para korban berharap laporan yang telah disampaikan ke kepolisian dapat diproses secara cepat dan tuntas. Mereka juga meminta agar aset terduga pelaku dapat diamankan dan dikembalikan, mengingat banyak di antara mereka yang sudah mendekati hari pelaksanaan pernikahan namun dana yang telah disetorkan lenyap begitu saja.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih jasa penyelenggara acara, termasuk mengecek rekam jejak, legalitas usaha, serta menghindari pembayaran lunas di muka dalam jumlah besar guna mencegah hal serupa terulang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Intan Tegaskan Pentingnya Sinergi Kepala Daerah di Forum Nasional ASWAKADA 2026
Wartawan dan Reporter: Garda Terdepan Menyuarakan Fakta di Tengah Dinamika Zaman
Pemimpin Redaksi, Garda Terdepan Menjaga Integritas dan Kualitas Pemberitaan
Di Beranda Terdepan NKRI, Kapuas Hulu Menawarkan Keindahan yang Membungkam Dunia
Perbatasan Indonesia–Malaysia, Wajah Terdepan NKRI yang Menyimpan Pesona Alam Mendunia
Kompas1.Id Ucapkan Selamat HUT Ke- 6 Tahun, Untuk Kalibernews.net.
AUTO SPEED Lendeng N D’Gank Torehkan Prestasi di Ajang Drag Race di BRIGIF, Raih Juara di Sejumlah Kelas
KEBAKARAN LAHAN 4 HEKTAR DI LAGADAR BERHASIL DIPADAMKAN, WARGA DIMINTA WASPADA MUSIM KEMARAU
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:34 WIB

Wabup Intan Tegaskan Pentingnya Sinergi Kepala Daerah di Forum Nasional ASWAKADA 2026

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:54 WIB

Wartawan dan Reporter: Garda Terdepan Menyuarakan Fakta di Tengah Dinamika Zaman

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:50 WIB

Pemimpin Redaksi, Garda Terdepan Menjaga Integritas dan Kualitas Pemberitaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:20 WIB

Perbatasan Indonesia–Malaysia, Wajah Terdepan NKRI yang Menyimpan Pesona Alam Mendunia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:08 WIB

Kompas1.Id Ucapkan Selamat HUT Ke- 6 Tahun, Untuk Kalibernews.net.

Berita Terbaru

Uncategorized

MASYARAKAT DESA TAPOS RASAKAN LANGSUNG MANFAAT SARANA AIR BESIH

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:21 WIB