Dinas Pendidikan Jawa Barat mulai melakukan uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dari Command Center

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Dinas Pendidikan Jawa Barat mulai melakukan uji coba aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 dari Command Center Tikomdik Disdik Jabar di Kota Bandung. Program ini langsung menjadi perhatian karena seluruh lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat nantinya wajib masuk dalam sistem pendataan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan, uji coba dilakukan untuk memastikan aplikasi berjalan lancar sebelum dipakai secara resmi dalam proses penerimaan murid baru tahun depan.

Pada tahap awal, simulasi dilakukan secara terbatas dengan melibatkan perwakilan sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Setiap sekolah hanya mengirimkan 1 hingga 2 orang peserta untuk mencoba sistem tersebut secara langsung.

Menurut Purwanto, aplikasi SPMB dibuat agar proses penerimaan siswa menjadi lebih tertata, mudah dipahami, dan tepat sasaran. Pemerintah ingin memastikan masyarakat maupun pihak sekolah tidak mengalami kesulitan saat pelaksanaan nanti.

Disdik Jabar mencatat ada sekitar 826 ribu lulusan SMP dan MTs yang akan mengikuti proses pemetaan pendidikan menengah pada tahun 2026. Seluruh data siswa nantinya akan digunakan untuk memetakan kelanjutan pendidikan ke SMA, SMK, MA maupun jenjang lainnya.

Purwanto juga meminta seluruh peserta uji coba aktif memberikan masukan jika menemukan kendala teknis selama simulasi berlangsung. Sementara itu, peluncuran resmi sosialisasi SPMB dan program Sekolah Maung dijadwalkan berlangsung pada 18 Mei 2026. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban
Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat
Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari
Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Lendeng N D’Gank Chapter Barat
Sat Resnarkoba Polres Tapanuli Tengah Ringkus Dua Pengedar Sabu di Kelurahan Sarudik
Negara Dinilai Kalah, Warga Soroti Lemahnya Penegakan Hukum Kehutanan di Kubu Raya
KEPALA DESA CIHANJUANG, “Kerja Nyata Tak Menunggu Anggaran, Demi Warga Cihanjuang”.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:33 WIB

Polsek Kedungwaringin Ungkap Peredaran Obat Keras Tramadol dan Hexymer, Tegaskan Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Peredaran Obat Ilegal

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:06 WIB

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Chapter Barat

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:20 WIB

Wisatawan Asal Garut Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Madasari

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:03 WIB

Memintal Kebaikan di Ujung Jari: Catatan Jumat Berkah Lendeng N D’Gank Chapter Barat

Berita Terbaru

Berita

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB