ASA 30.000 Warga 9 Pekon Terisolir Tanggamus, Lampung Berharap di Kunjungi Wapres Gibran

- Penulis

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS,– KOMPAS1.id || Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Lampung pada Jumat, 8 Mei 2026, membawa harapan baru bagi 30.000 warga di 9 Pekon/Desa terisolir, Kecamatan Pematang Sawah, Kabupaten Tanggamus.

Kunjungan Wapres ke Labuhan Maringgai, Lampung Timur, itu dinilai DPC BaraJP Tanggamus sebagai gayung bersambut atas surat permohonan yang mereka ajukan bersama 9 kepala pekon pada 26 Januari 2026 lalu.

Dalam surat tersebut, DPC BaraJP Tanggamus dan 9 kepala pekon memohon agar Wapres berkenan meninjau langsung lokasi yang mereka ajukan untuk pembangunan pembukaan badan jalan. Jalan ini dinilai bukan sekadar akses keluar dari keterisolasian, tapi merupakan denyut nadi kehidupan bagi puluhan ribu warga yang selama hampir 30 tahun hak-hak dasarnya terabaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama hampir 30 tahun, hak-hak dasar 30.000 warga kami di bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan seolah terlupakan. Tidak adanya jalan darat membuat warga harus menempuh perjalanan 3-4 jam terombang-ambing di atas laut hanya untuk sampai ke Rumah Sakit di Kota Agung,” ujar Hamid, salah satu perwakilan 9 kepala desa/pekon yang terisolir.

Ia mengungkapkan, sudah banyak warga yang meninggal di tengah perjalanan karena keterlambatan mendapat penanganan medis. Kondisi ini juga berdampak pada sektor ekonomi. Warga yang ingin menjual hasil panen harus mengeluarkan biaya besar untuk transportasi laut. Sementara anak-anak di 9 pekon itu banyak yang terpaksa putus sekolah karena sulitnya akses menuju fasilitas pendidikan.

Baca Juga:  Jalur Katibung Dipantau Ketat, Pos Pengamanan dan Posko Kesehatan Siaga Layani Pemudik Lebaran 2026

Keempat poin penderitaan warga tersebut telah disampaikan langsung kepada Wapres Gibran di sela kunjungan kerjanya di Lampung kemarin.

DPC BaraJP Tanggamus berharap kunjungan Wapres menjadi titik awal perhatian pemerintah pusat terhadap nasib warga di wilayah terisolir. Mereka menantikan realisasi peninjauan lokasi agar pembangunan jalan segera bisa direalisasikan.

“Ini bukan hanya soal infrastruktur. Ini soal kemanusiaan. Akses jalan adalah hak dasar yang selama ini belum kami rasakan,” tegas Hamid.

Kehadiran Wapres Gibran di Lampung sendiri menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja yang meliputi peninjauan Kampung Nelayan Merah Putih di Lampung Timur, SMKN 4 Bandar Lampung, hingga RSUD A. Dadi Tjokrodipo. Di sela agenda itu, DPD Lampung juga menyampaikan empat isu krusial, termasuk soal akses jalan desa yang masih menjadi persoalan di 9 desa di Lampung.

Ketua DPD BaraJP Lampung, Faisal Sanjaya, menyatakan pihaknya siap mengawal dan menjembatani komunikasi antara warga Tanggamus dengan pemerintah pusat.

“Kami akan pastikan aspirasi 9 pekon terisolir ini sampai dan ditindaklanjuti. Ini bentuk nyata peran relawan dalam pembangunan yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.

Kini, 30.000 warga di Pematang Sawah menanti. Bukan sekadar jalan, tapi harapan untuk hidup yang lebih layak.

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

300 Santri Ponpes Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Negara, Belajar Sejarah Bangsa dan Kepemimpinan Nasional
TRUK DOUBLE ENGKEL DIDUGA HILANG KENDALI, TABRAK RUMAH WARGA DI BUAH BATU BANDUNG
Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)
Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)
Akses Jalan Masih Menjadi Keluhan, Warga Ketungau Hulu Minta Perhatian Serius Pemerintah
📰 AKSES JALAN MASIH MENJADI KELUHAN, WARGA KETUNGAU HULU MINTA PERHATIAN SERIUS PEMERINTAH
Bupati Lampung Utara Apresiasi DPRD Usai Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025
Belajar dari Gelombang Panas Prancis: Pentingnya Kesadaran Menghadapi Perubahan Iklim
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:51 WIB

300 Santri Ponpes Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Negara, Belajar Sejarah Bangsa dan Kepemimpinan Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:06 WIB

Akses Jalan Masih Menjadi Keluhan, Warga Ketungau Hulu Minta Perhatian Serius Pemerintah

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:06 WIB

📰 AKSES JALAN MASIH MENJADI KELUHAN, WARGA KETUNGAU HULU MINTA PERHATIAN SERIUS PEMERINTAH

Berita Terbaru

Uncategorized

DALDUKPPA Gelar AMPK untuk Tingkatkan Perlindungan Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 08:05 WIB