‎Kwarcab Aceh Singkil Kukuhkan Gudep STAISAR sebagai Kawah Candradimuka Pemimpin Masa Depan

Berita, Pendidikan423 Dilihat

Aceh Singkil kompas1.id –
Gerakan Pramuka di Kabupaten Aceh Singkil, memasuki babak baru, dalam pengembangan karakter di level akademisi.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Aceh Singkil, secara resmi mengukuhkan Gugus Depan (Gudep) Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (STAISAR) Aceh Singkil, Senin (04/05/2026).

‎Bertempat di Aula Kampus STAISAR, prosesi pengukuhan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung khidmat.

‎Kehadiran pimpinan tertinggi Kwarcab tersebut menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap integrasi nilai-nilai kepramukaan ke dalam kurikulum pembinaan mahasiswa di perguruan tinggi.

‎Dalam arahannya, H. Hamzah Sulaiman SH., menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan langkah strategis untuk mencetak intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental.

‎“Pramuka di perguruan tinggi adalah instrumen vital dalam membentuk pribadi mahasiswa yang disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia. Kita ingin lulusan STAISAR menjadi kader pemimpin yang memiliki integritas tinggi dan kepekaan sosial yang nyata di tengah masyarakat,” ujar Kakwarcab dalam sambutannya.


‎Pengukuhan ini membawa misi besar yang dirangkum dalam tiga pilar utama pengembangan:

‎1. Transformasi Kelembagaan: Memperkuat legalitas dan struktur Gerakan Pramuka di tingkat institusi pendidikan tinggi agar lebih lincah dalam berakselerasi.

‎2. Aktivasi Semangat Kepanduan: Mendorong mahasiswa untuk beralih dari kegiatan pasif ke arah aksi nyata yang positif, inovatif, dan membangun melalui wadah Pramuka Pandega.

‎3. Laboratorium Kepemimpinan:
‎Menjadikan Gudep sebagai tempat penempaan karakter (kawah candradimuka) agar lahir pemimpin masa depan yang berpegang teguh pada Kode Kehormatan Pramuka.

‎Langkah STAISAR ini mendapat apresiasi luas dari berbagai pemangku kepentingan. Dengan diresmikannya Gudep ini, STAISAR kini memiliki payung hukum formal untuk menyelenggarakan kegiatan kepramukaan yang lebih terukur dan berstandar nasional.

‎Pihak penyelenggara optimis bahwa kehadiran Gudep akan menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills seperti kerja sama tim, manajemen konflik, dan pengabdian masyarakat yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja pasca-kuliah.

‎Dengan semangat baru ini, Gerakan Pramuka Aceh Singkil berharap STAISAR dapat menjadi barometer bagi perguruan tinggi lainnya di wilayah tersebut dalam hal pengembangan karakter dan pengabdian melalui gerakan kepanduan.(SB)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *