*Peringatan Hari Buruh Internasional, Kantor Gubernuran Di Datangi Masa Dari Jawa Tengah*

Berita314 Dilihat

Semarang – kompas1.id
hari buruh Internasional jatuh pada hari Jumat, 1 Mei 2026. ribuan buruh berbagi wilayah di Jawa Tengah mendatangi Kantor Gubernuran untuk menyampaikan tuntutannya .

Masa yang tergabung berbagi organisasi buruh menyampaikan tuntutannya dan melakukan orasi di depan kantor gubernur Jawa Tengah, di dalam peringatan hari buruh tidak hanya para buruh saja yang mendatangi dan melakukan orasi di depan Kantor Gubernuran, juga para mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Kota Semarang.

banner 336x280

Mahasiswa bersama buruh menyampaikan tuntutan yang harus di sahkan dan di revisi termasuk undang-undang ketenagakerjaan atau Omnibus low yang di mana tidak menguntungkan para buruh .

Salah satu buruh menyampaikan kepada awak media, kami ingin hidup yang layak, dan kami ingin kesejahteraan para buruh di perhatikan , hapus sistem kontrak dan outsourcing, di tindak tegas para perusahaan yang melakukan keuntungan bagi perusahaan dan segera terbitkan undang-undang yang baru yang berpihak untuk buruh, ungkap buruh .

Di temui di kantor Sekretariat ( IwoI ) Ikatan Wartawan Online Indonesia Jawa Tengah, Salah satu pengurus menyampaikan . hari buruh merupakan kemenangan bagi para buruh, merek bisa menyampaikan aspirasi dan tuntunan nya, bagi kami buruh tidak akan melupakan sosok Marsinah buruh yang berani menyampaikan orasinya demi kesejahteraan para pekerja .

Kami berharap kemenangan para buruh ini ungkapan emosional agar pemerintah mendengarkan secara langsung tuntutan yang di sampaikan para buruh agar pemerintah mendengar secara langsung apa yang menjadi tuntutan mereka . ungkap pengurus IwoI Jawa Tengah .

Di temui di Kantor advokat dan juga pengamat kebijakan publik dan sosial, ADH end partner dan juga Kuasa Hukum IWOI Jateng , di hari buruh tahun ini. Kami merasa masih ada tumpang tindih bagi para buruh yang dimana para buruh masih ada yang sistem kontrak dan outsourcing, kesejahteraan belum mencukupi untuk kehidupan sehari-hari para buruh.
contoh UMP di Jawa Tengah sangat tertinggal dengan provinsi lain, bagi kami kebijakan yang di lakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan semboyan ngopeni ini seperti apa, Kami memohon Gubernur Jawa Tengah bisa melakukan evaluasi dan memiliki keperpihakan untuk kaum buruh dan juga yang lain, ungkap salah satu advokat ADH end partner dan kuasa hukum IwoI . ( Mr. Bien )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *