Kepala Dusun IV dan Warga Klarifikasi Soal Lahan: Dijual Lewat Kelompok:oknum yang mengaku Warga Lae saga berhenti Buat kegaduhan

Berita410 Dilihat


Polemik klaim lahan di Desa Lae Saga, Kecamatan Longkib, mendapat bantahan tegas dari warga. Dugaan penggiringan opini oleh oknum tidak bertanggung jawab diluruskan masyarakat setempat.

Jamirun, warga Desa Lae Saga yang didampingi Kepala Dusun IV Arwani, menegaskan lahan tersebut dijual melalui kelompok tani, bukan perorangan.

banner 336x280

“Secara perorangan memang kami tidak ada jual. Yang jual melalui kelompok,” ujar Jamirun, Kamis 29/4/2026.

Ia menjelaskan, pembukaan awal lahan dilakukan warga secara swadaya dengan sistem gotong royong. “Tidak ada milik Si A atau Si B. Murni kelompok tani yang jual. Bahkan orang yang mengaku-ngaku itu sebagian yang membagikan uang hasil penjualan,” katanya.

Menurut Jamirun, penjualan dilakukan setelah kelompok gagal mendapatkan bapak angkat. “Sesuai kesepakatan kelompok, lahan tersebut kami jual melalui tiga orang perwakilan,” tambahnya.

Jamirun menyayangkan munculnya pihak yang mengklaim lahan itu tidak pernah dijual. Ia juga menyoroti pemberitaan sebelumnya yang dinilai tidak sesuai fakta. “Lain yang saya sampaikan, lain pula isinya. Begitu juga penyampaian Kepala Dusun IV. Ini ulah-ulah oknum yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat awam yang jadi sasaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Jamirun mengaku sempat dimanfaatkan oknum tersebut. “Pernah suatu hari oknum itu membawa surat atas nama kelompok dan mendatangi saya ke rumah. ‘Ini Pak De, nama Pak De ada di sini, tanda tangan Pak De’, katanya. Saya sebagai orang awam ya tanda tangan. Tidak tahunya timbullah masalah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun IV Lae Saga, Arwani, meminta oknum tersebut tidak membuat gaduh dengan mengatasnamakan masyarakat Lae Saga. “Seharusnya oknum tersebut sadar diri dia siapa. Jangan membuat kegaduhan dan mengatasnamakan masyarakat Lae Saga. Masyarakat mana ini?” ujar Arwani.

Arwani menegaskan warga setempat mengetahui persis asal-usul lahan serta pihak yang terlibat. “Kami yang tahu asal-usul lahan tersebut, siapa yang terlibat, dan uangnya pun sudah diterima sama anggota kelompok,” tutupnya(Ramona)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *