Menenun Asa dari Salatiga: Keteguhan Titi Permata Melawan Badai Hidup

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA,- KOMPAS1.id || 23 April 2026 – Hidup kerap menyerupai selembar kain putih: kadang dihiasi warna cerah, tak jarang pula digurat gelap yang pekat.

Bagi Titi Permata, perempuan kelahiran 1 Juli 1976 yang kini menetap di Salatiga, kehidupan adalah proses panjang menenun takdir—dengan benang kesabaran dan kemandirian.

Bertahan di Tengah Ujian Ganda
Beberapa waktu lalu, Titi menghadapi ujian berat yang mengguncang fondasi hidupnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diagnosis tumor yang datang tiba-tiba, disusul perpisahan dalam kehidupan pribadi, sempat membawanya ke titik terendah. Namun, ia tidak larut dalam keterpurukan. Titi memilih berdiri, memeluk kerapuhan, lalu mengubahnya menjadi kekuatan.

Baginya, perpisahan bukan akhir, melainkan awal untuk menegaskan bahwa kemandirian adalah harga diri yang diperjuangkan.

Kemandirian sebagai Jalan Hidup
Di tengah keterbatasan, Titi mengambil langkah berani: membiayai perjuangannya secara mandiri. Ia tidak menunggu, tidak bergantung—melainkan bergerak.

Berbekal kemampuan yang dipelajari secara otodidak, dari seni hingga berbagai kecakapan hidup, ia membuktikan bahwa batas hanya ada dalam pikiran.

Baca Juga:  TRAGEDI EVIA: Menggugat Akuntabilitas Hukum dan Moral di Menara Gading

“Belajar secara otodidak bukan sekadar menguasai keterampilan, tetapi menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi,” menjadi prinsip yang ia jalani.

Keluarga, Sumber Kekuatan
Di balik keteguhannya, Titi tetap menjalankan perannya sebagai ibu dan istri.

Kasih sayangnya untuk suami dan dua putranya menjadi sumber energi yang tak tergantikan. Keluarga adalah jangkar yang menjaga dirinya tetap kokoh di tengah badai.

Lebih dari Sekadar Bertahan
Kisah Titi Permata menegaskan satu hal: penyakit mungkin melemahkan raga, dan perpisahan bisa melukai hati, tetapi keduanya tidak akan mampu meruntuhkan semangat seseorang yang memiliki tujuan hidup.

Dari Salatiga, Titi mengajarkan bahwa setiap luka menyimpan cahaya, setiap hari adalah kesempatan untuk bangkit, dan setiap perjuangan layak menjadi karya yang bermakna.

 

BOB HARIAWAN: Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa
Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga
Program Adiwiyata Bangkit di Tanggamus, 186 Sekolah Daftar SIDIA, Tujuh Sekolah Jalani Validasi
Polemik SPMB Jabar 2026: Gangguan Sistem Direspons dengan Penonaktifan Kepala UPTD Tikomdik
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Utara Bersihkan Masjid, Gereja dan Wihara Perkuat Toleransi Umat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:51 WIB

**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:17 WIB

Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:18 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga

Berita Terbaru