Jembatan Kiau Kian Memprihatinkan, Warga Bergerak Lebih Dulu, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silat Hulu, Kapuas Hulu Kompas1.id
Jembatan Kiau yang selama ini menjadi akses vital bagi masyarakat di Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kini berada dalam kondisi yang semakin mengkhawatirkan. Bukan lagi sekadar penghubung antarwilayah, jembatan ini telah berubah menjadi titik rawan yang mengancam keselamatan setiap warga yang melintas. Selasa (21/04/2026)

Dari pantauan di lapangan, kondisi fisik jembatan tampak mengalami kerusakan cukup serius. Struktur yang mulai rapuh, permukaan yang tidak lagi stabil, serta beberapa bagian yang berpotensi ambruk sewaktu-waktu menjadi gambaran nyata dari ancaman yang dihadapi masyarakat setiap hari. Situasi ini tentu tidak bisa dianggap sepele, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas warga sehari-hari.

Kekhawatiran terbesar masyarakat bukan tanpa alasan. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan yang jelas dan cepat dari pemerintah, potensi terjadinya kecelakaan hingga robohnya jembatan sangat mungkin terjadi. Dan jika itu sampai terjadi, bukan hanya kerugian materi yang akan dirasakan, tetapi juga risiko jatuhnya korban jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, di tengah lambannya respon dan belum adanya tindakan nyata dari pihak terkait, masyarakat justru menunjukkan kepedulian yang luar biasa. Dengan semangat gotong royong, warga secara sukarela melakukan perbaikan seadanya menggunakan alat dan bahan yang terbatas. Mereka memperbaiki bagian yang rusak, memperkuat titik-titik rawan, dan berupaya menjaga agar jembatan tetap bisa dilalui, meski dengan segala keterbatasan.

Baca Juga:  WN 88 LAMPUNG UTARA ADALAKAN RAPAT KORDINASI, KETUA MENYAPA TERKAIT KESEDIHAN DAN KOMPAKSITAS ANGGOTA

Aksi ini bukan sekadar bentuk inisiatif, melainkan cerminan nyata bahwa kebutuhan mendesak masyarakat tidak bisa menunggu proses birokrasi yang berlarut-larut. Warga sadar, keselamatan mereka dipertaruhkan setiap hari, sehingga langkah cepat menjadi satu-satunya pilihan.

Namun demikian, upaya masyarakat tentu tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang. Perbaikan seadanya tidak menjamin keamanan dalam waktu lama. Diperlukan penanganan serius, profesional, dan menyeluruh dari pemerintah agar jembatan tersebut benar-benar layak dan aman digunakan.
Sudah seharusnya pemerintah hadir sebelum musibah terjadi, bukan setelah adanya korban. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar wacana atau janji yang terus diulang tanpa realisasi. Jembatan Kiau adalah urat nadi kehidupan warga Silat Hulu—menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial—sehingga sudah sepantasnya mendapatkan perhatian dan tindakan cepat.

Masyarakat telah menunjukkan kepedulian dan aksi nyata. Kini, harapan besar tertuju kepada pemerintah untuk segera turun tangan, melakukan perbaikan menyeluruh, dan memastikan keselamatan warga terjamin.
Jangan sampai kelalaian hari ini menjadi penyesalan di kemudian hari. Sebab ketika bencana datang, waktu tidak bisa diputar kembali.
Masyarakat sudah bergerak. Sekarang saatnya pemerintah membuktikan tanggung jawabnya.

Jurnalis Effendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG
Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran
Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*
Peringati HUT RI ke-81 dan FPPI ke-17, DPD FPPI Jawa Barat Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Bencana Sesar Lembang
Semangat Gotong Royong Warnai Persiapan Pernikahan di Desa Landau Badai
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:39 WIB

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum

Berita Terbaru