BKKBN dan DALDUKPPA Buka Stan Layanan dan Pengaduan Masyarakat di Hari Jadi Pemkab

Berita, Daerah647 Dilihat

Kab Bandung, Kompas, 1. Id.
Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Bandung ke 385, Yang jatuh tanggal 20 April, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) hadir secara aktif untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat melalui pembukaan stan pengaduan.

Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen BKKBN dalam mendukung transparansi dan pelayanan publik yang lebih baik, dengan membuka pengaduan masyarakat di stan DALDUKPPA Kabupaten Bandung Jalan Al Fathu. Jumat (17/4/26 ).

banner 336x280

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi berbagai instansi pemerintah untuk mempererat sinergi dengan daerah. BKKBN, sebagai lembaga yang fokus pada pembangunan keluarga berkualitas, turut berpartisipasi dengan membuka stan khusus pengaduan masyarakat. Stan ini dirancang sebagai wadah langsung bagi warga untuk menyampaikan aspirasi terkait program kependudukan, keluarga berencana, dan penanganan stunting, sekaligus menunjukkan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam program-program nasional seperti Bangga Kencana

Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana ( BKKBN ) Kabupaten Bandung
Hadi Purwoko di sela sela membuka stan menyampikan, Pembukaa stan pengaduan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghargaan atas kontribusi masyarakat.
Memfasilitasi akses mudah bagi warga untuk melaporkan keluhan atau saran secara real-time dan gratis.

Dalam memperkuat kolaborasi antara Pemkab dan BKKBN dalam mewujudkan keluarga sejahtera.
Menjadi ajang sosialisasi program prioritas, seperti penguatan Kampung KB dan percepatan penurunan stunting.” Tambah Hadi Purwoko.

Dengan demikian, kehadiran BKKBN di HUT Pemkab ke 385 menegaskan peran lembaga ini sebagai mitra strategis daerah, di mana apresiasi diberikan melalui layanan yang transparan dan responsif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

” Pengaduan ini difokuskan pada program BKKBN seperti pendampingan catin oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK), yang bertujuan memberikan edukasi kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, dan kesiapan mental sebelum pernikahan. Isu pernikahan dini menjadi prioritas utama karena sering memicu KDRT, stunting, dan masalah ekonomi, sehingga pengaduan menekankan intervensi preventif melalui Kampung KB. ” Pungkas Hadi.

Jurnalis, Dhany

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *