Gelombang protes mahasiswa kembali menggema di Kejaksaan Negeri Aceh Singkil ‎

Berita, Daerah534 Dilihat

Aceh Singkil kompas1.id

– Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil, menuntut aparat penegak hukum segera mengusut dugaan kejanggalan dalam proyek Safras senilai Rp4 miliar.

‎Aksi yang berlangsung tegas namun tetap kondusif ini dipimpin langsung oleh Yunus selaku Ketua Koordinator Lapangan (Korlap). Para mahasiswa tampak membawa berbagai poster dan spanduk berisi tuntutan keras, seperti “Musnahkan Koruptor di Aceh Singkil”, “Panggil dan Periksa Ketua Koperasi”, hingga “Usut Tuntas Proyek Safras Rp4 Miliar”

‎Dalam orasinya, Yunus menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dugaan penyimpangan anggaran yang harus segera diusut secara transparan dan profesional.

‎“Aksi ini murni suara mahasiswa. Kami mendesak Kejari agar serius mengusut proyek Safras Rp4 miliar yang diduga bermasalah,” tegas Yunus di hadapan massa aksi.

‎Mahasiswa juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Mereka menilai, proyek dengan nilai miliaran rupiah tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan.

‎“Kami datang bukan tanpa dasar. Proyek ini harus dibuka ke publik karena diduga banyak kejanggalan. Jangan sampai uang rakyat disalahgunakan!” teriak salah satu orator.

‎Selain itu, massa aksi mengingatkan bahwa lambannya penanganan kasus dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

‎Dalam kesempatan tersebut, Yunus kembali menegaskan komitmen mahasiswa untuk terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Ia bahkan mengisyaratkan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tidak ada langkah konkret dari pihak Kejari.

‎Sementara itu, pihak Kejari Aceh Singkil dikabarkan menerima perwakilan mahasiswa untuk melakukan audiensi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait langkah hukum yang akan diambil.

‎Aksi ini pun menyita perhatian publik, terutama di media sosial. Banyak pihak memberikan dukungan terhadap langkah mahasiswa sebagai bentuk kontrol sosial dalam mengawasi penggunaan anggaran negara.

‎Dengan semangat “Berani Jujur Hebat”, mahasiswa berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

‎Publik kini menanti, akankah proyek Rp4 miliar ini diusut tuntas, atau berlalu tanpa kejelasan.

‎Reporter Sabri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *