Berita30 Dilihat

Kota Pekalongan Kompas1.id
Perkembangan harga bahan kebutuhan pokok di Kota Pekalongan menunjukkan perubahan yang cukup terkendali dengan beberapa komoditas mengalami penyesuaian harga dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data pemantauan Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) tercacat harga beras premium berada di level Rp14.500/kg. Komoditas lainnya seperti gula tercatat Rp18.167/kg dan minyak goreng Rp17.567/liter. Untuk sumber protein hewani, harga daging sapi mencapai Rp140.000/kg, daging ayam Rp42.000/kg, serta telur ayam Rp29.333/kg.

banner 336x280

Sementara itu, pada kelompok bumbu dapur, harga cabai rawit merah terpantau sebesar Rp77.000/kg dan cabai teropong Rp29.667/kg. Bawang merah berada di angka Rp43.333/kg dan bawang putih Rp35.000/kg.

Kepala Bidang Perdagangan, Fitria Yuliani Kartika saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Selasa (7/4/2026) menjelaskan bahwa kenaikan harga terjadi pada komoditas cabai, meskipun dalam rentang yang masih terkendali. “Cabai teropong mengalami kenaikan dari 26.333 rupiah per kilogram menjadi 29.667 rupiah per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah naik tipis dari 76.667 rupiah per kilogram menjadi 77.000 rupiah per kilogram. Faktor utama dipengaruhi oleh distribusi pasokan dan kondisi panen,” jelasnya.

Di sisi lain, ia menyebutkan penurunan harga terlihat pada beberapa komoditas. Daging ayam mengalami penurunan dari Rp43.333/kg menjadi Rp42.000/kg. Begitu pula bawang merah yang turun dari Rp44.667/kg menjadi Rp43.333/kg.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan keseimbangan antara pasokan dan permintaan masih terjaga. “Kami terus melakukan pengawasan intensif di lapangan serta memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi gejolak harga yang signifikan,” tambahnya.

Pihaknya berupaya tetap menjaga stabilitas harga melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan distributor dan pelaku usaha. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang dapat memicu lonjakan permintaan secara tidak wajar.

Lebih lanjut, ia berharap stabilitas harga bahan pokok diharapkan tetap terjaga guna mendukung daya beli masyarakat serta ketahanan pangan daerah.***

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *