​Sandrina Zhifillia Sutanto: Permata Taekwondo yang Terlupakan di Balik Riuh Podium

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG Kompas1.id
Di atas matras, gerakannya tegas dan penuh presisi. Tatapannya tajam, mencerminkan disiplin tinggi yang telah ia asah sejak usia delapan tahun. Ia adalah Sandrina Zhifillia Sutanto, seorang atlet putri berbakat di cabang Taekwondo Poomsae yang terus konsisten menyumbangkan medali, namun ironisnya, seolah berjalan sendirian tanpa dukungan nyata dari otoritas olahraga setempat. Selasa (07/04/2026)

​Dedikasi Sejak Dini
​Gadis yang akrab disapa Zhifie atau Mpie ini bukanlah nama baru dalam kancah kejuaraan Taekwondo. Berdasarkan rekam jejak prestasinya, ia telah menunjukkan taji sejak masih di bangku sekolah dasar. Beberapa pencapaian prestisiusnya meliputi:
​Juara 1 Poomsae (2020): Meraih medali emas di usia belia saat masa pandemi.
​PORTUE Bandung Championship 2023: Berhasil menaiki podium tertinggi sebagai Juara 1.
​ITN Open IX (2024): Kembali membuktikan dominasinya di kategori Poomsae Junior Team Putri Prestasi.

​Kejurnas UIN SGD Bandung VI (2024): Berpartisipasi dan berprestasi dalam skala lima provinsi.
​Prestasi Mandiri Tanpa Intervensi Pemerintah
​Meski foto-fotonya yang memegang medali emas sering menghiasi media sosial dan kebanggaan klub, ada kenyataan pahit yang terselip di baliknya. Hingga saat ini, dukungan dari Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) maupun Pemerintah Kota setempat dirasa masih sangat minim, bahkan hampir tidak ada.

Seringkali, atlet-atlet potensial seperti Sandrina harus mengandalkan dana mandiri dari orang tua dan kerja keras klub untuk bisa bertanding di level yang lebih tinggi. Padahal, label “Juara” yang ia bawa turut mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.
​”Sangat disayangkan jika aset bangsa secemerlang Sandrina harus berjuang sendirian. Prestasi yang ia ukir adalah bukti dedikasi bertahun-tahun sejak usia 8 tahun, namun perhatian dari pemangku kebijakan seolah tersendat di birokrasi,” ujar salah satu kerabat yang mengikuti perkembangannya.

​Menagih Janji Pembinaan
​Kisah Sandrina adalah refleksi dari ribuan atlet muda di Indonesia yang memiliki “napas panjang” dalam prestasi, namun “napas pendek” dalam pendanaan dan perhatian pemerintah.
​Sudah saatnya Dispora dan Pemkot tidak hanya datang saat seremoni penyerahan piala, tetapi juga hadir dalam proses pembinaan, penyediaan sarana, hingga bantuan akomodasi kompetisi. Jangan sampai permata seperti Sandrina justru kehilangan kilaunya atau bahkan dilirik oleh daerah lain yang lebih menghargai keringat para atletnya.
​Sandrina Zhifillia Sutanto telah membuktikan bagiannya dengan medali emas. Kini, bola ada di tangan pemerintah: Kapan dukungan nyata itu akan tiba?
​Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disiplin adalah bentuk kasih sayang tertinggi kepada diri sendiri. Nidya, sebuah perwujudan nyata tentang bagaimana integritas mengubah potensi menjadi realitas.
Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026 Setelah Singkirkan Inggris
Ketua Koni Kabupaten Purworejo Intruksikan kepada Pelatih untuk mengganti Atlit yang tidak Berkembang dan tidak disiplin.
JADWAL PRAMUSIM PERSIB – PIALA PRESIDEN 2026 🔥
Dorong Kemandirian Pemuda, Dispora Gelar Pelatihan Scale Up Wirausaha Muda Pemula
Curug Citambur Cianjur Ramai Dikunjungi Saat Hari Libur
*MERIAH! LIGA BOLA VOLI ANTAR DESA SE-KECAMATAN CILAWU TUNTAS* *Desa Sukamurni Juara Putra, Desa Sukatani Juara Putri, Semarak Sportivitas Antar Desa*
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:32 WIB

Disiplin adalah bentuk kasih sayang tertinggi kepada diri sendiri. Nidya, sebuah perwujudan nyata tentang bagaimana integritas mengubah potensi menjadi realitas.

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:51 WIB

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:10 WIB

Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026 Setelah Singkirkan Inggris

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:23 WIB

Ketua Koni Kabupaten Purworejo Intruksikan kepada Pelatih untuk mengganti Atlit yang tidak Berkembang dan tidak disiplin.

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:28 WIB

JADWAL PRAMUSIM PERSIB – PIALA PRESIDEN 2026 🔥

Berita Terbaru