Warga kp Suka Mulya Garut di hebohkan Dengan Penemuan Mayat di Aliran Sungai Kering

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut Kompas1.id
Warga Kampung Sukamulya, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tergeletak di aliran sungai kering yang dipenuhi sampah, Jumat (3/4/2026).

Mayat pria itu pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Saat itu, mayat terlihat tergeletak dalam posisi telungkup di antara tumpukan sampah di sungai tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan ke pihak kepolisian. Petugas pun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Garut, korban diketahui bernama Ali Usman (57), warga Bekasi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga yang mengenal korban.

Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui tinggal seorang diri di sebuah rumah kontrakan milik Gungun Gunawan di Kampung Seungke, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan.

Baca Juga:  Patroli Rawan Subuh Ramadhan, Sat Samapta Polres Lampung Utara Antisipasi Tawuran dan Gangguan Kamtibmas

Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo mengatakan, hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh jasad tersebut.

“Saat dilakukan cek TKP, mayat pria tersebut ditemukan dalam posisi telungkup di sungai kering yang dijadikan tempat pembuangan sampah. Hasil pemeriksaan petugas identifikasi Polres Garut dan tenaga kesehatan Puskesmas Karangpawitan tidak menemukan luka luar di tubuh korban,” ujarnya.

Meski demikian, penyebab pasti kematian pria tersebut masih belum diketahui. Untuk kepentingan pemeriksaan, jenazah korban telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Slamet Garut.

Menurut keterangan saksi yang mengenalnya, sebelum ditemukan meninggal, pria tersebut sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya.

“Menurut keterangan temannya, korban sebelumnya mengeluh sakit pada bagian kaki. Korban juga tinggal sendiri dan tidak memiliki keluarga di sekitar sini. Dugaan sementara meninggal karena sakit,” pungkasnya. ***

Wa Retno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas
Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara
Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh
Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Pendekatan Literasi & Estetika Medis (Smart, Sleek & Professional
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Dukung Program Belida melalui Pengecoran Jalan Desa
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:57 WIB

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:24 WIB

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:56 WIB

Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:21 WIB

Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:17 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Berita Terbaru

POLRI

Hijaukan Bumi Lestarikan Kehidupan Di Polsek Tanjung Raja

Minggu, 28 Jun 2026 - 05:17 WIB