Pembangunan Jembatan di Desa Landau Badai Mangkrak Diduga Telan Anggraran Miliaran Rupiah

Kalimantan45 Dilihat

Komoas1.id
Kapuas Hulu – Sebuah bangunan yang diduga merupakan bagian dari proyek jembatan di Desa Landau Badai, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek yang disebut-sebut telah menghabiskan anggaran hingga miliaran rupiah itu terlihat mangkrak dan tidak memberikan manfaat bagi warga sekitar.
Dari pantauan di lokasi, bangunan beton tampak berdiri kokoh namun terbengkalai. Dindingnya mulai ditumbuhi tanaman liar, dengan bagian atas dipenuhi semak dan akar menjalar. Kondisi ini menunjukkan bahwa proyek tersebut sudah lama tidak dilanjutkan pengerjaannya.

Warga setempat mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Mereka berharap adanya pembangunan jembatan yang dapat mempermudah akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi, terutama bagi masyarakat desa yang bergantung pada jalur darat.

banner 336x280

“Sudah lama terbengkalai, padahal dulu katanya mau dibangun jembatan. Sampai sekarang tidak ada kelanjutannya,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain merugikan masyarakat, proyek mangkrak ini juga menimbulkan pertanyaan besar terkait pengelolaan anggaran. Dugaan pemborosan keuangan negara pun mencuat, mengingat proyek tersebut tidak kunjung selesai meski anggaran yang digunakan terbilang besar.
Pihak masyarakat meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka juga mendesak adanya transparansi terkait penggunaan anggaran serta pertanggungjawaban dari pihak pelaksana proyek.

Jika terbukti terjadi penyimpangan, maka hal ini dapat mengarah pada pelanggaran hukum, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 junto Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, khususnya terkait penyalahgunaan wewenang dan kerugian keuangan negara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan mangkraknya proyek tersebut. Masyarakat berharap agar pembangunan dapat dilanjutkan atau setidaknya ada kejelasan atas nasib proyek yang telah lama terbengkalai ini.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *