Pasca Idul Fitri 1447 H, Kantor Inspektorat OKU Masih Tutup, Pelayanan Publik Dipertanyakan

Berita, Daerah, Pemerintah170 Dilihat

Baturaja, OKU – KOMPAS1.id || Pasca berakhirnya libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kondisi pelayanan publik di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi sorotan. Hingga Kamis (26/03/2026), Kantor Inspektorat OKU di Baturaja terpantau masih dalam keadaan tertutup tanpa aktivitas pelayanan.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, masa libur resmi telah usai, namun kantor yang memiliki fungsi strategis dalam pengawasan internal pemerintahan tersebut belum juga beroperasi sebagaimana mestinya.

banner 336x280

Dari pantauan di lapangan, tidak terlihat adanya pegawai yang masuk kerja maupun tanda-tanda pelayanan dibuka. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya penambahan waktu libur di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Masyarakat menilai, lambannya aktivitas di instansi pengawasan seperti Inspektorat dapat berdampak pada terhambatnya fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan daerah. Terlebih, Inspektorat memiliki peran penting dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi di lingkungan pemerintah kabupaten.

“Seharusnya setelah libur panjang, pelayanan publik kembali berjalan normal. Ini justru masih tutup, ada apa?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Minimnya informasi atau pemberitahuan resmi terkait penutupan tersebut semakin memperkuat kekecewaan publik. Tidak adanya transparansi dinilai mencederai prinsip pelayanan publik yang seharusnya terbuka dan responsif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Inspektorat OKU maupun Pemerintah Kabupaten terkait alasan masih ditutupnya kantor tersebut.

Publik mendesak agar pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi dan memastikan seluruh aparatur sipil negara kembali menjalankan tugasnya secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, terlebih dalam momentum pasca Idul Fitri yang seharusnya menjadi titik awal peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Tim jurnalis Maestro Indonesia (JMI)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *