Pasca Idul Fitri 1447 H, Kantor Inspektorat OKU Masih Tutup, Pelayanan Publik Dipertanyakan

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baturaja, OKU – KOMPAS1.id || Pasca berakhirnya libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kondisi pelayanan publik di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi sorotan. Hingga Kamis (26/03/2026), Kantor Inspektorat OKU di Baturaja terpantau masih dalam keadaan tertutup tanpa aktivitas pelayanan.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, masa libur resmi telah usai, namun kantor yang memiliki fungsi strategis dalam pengawasan internal pemerintahan tersebut belum juga beroperasi sebagaimana mestinya.

Dari pantauan di lapangan, tidak terlihat adanya pegawai yang masuk kerja maupun tanda-tanda pelayanan dibuka. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya penambahan waktu libur di luar ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat menilai, lambannya aktivitas di instansi pengawasan seperti Inspektorat dapat berdampak pada terhambatnya fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan daerah. Terlebih, Inspektorat memiliki peran penting dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi di lingkungan pemerintah kabupaten.

Baca Juga:  Mantan kepala desa sekalondang amirudin akui tidak pernah bertemu dengan pemilik kandang Ayam: paparkan terbit nya rekomendasi dari desa,

“Seharusnya setelah libur panjang, pelayanan publik kembali berjalan normal. Ini justru masih tutup, ada apa?” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Minimnya informasi atau pemberitahuan resmi terkait penutupan tersebut semakin memperkuat kekecewaan publik. Tidak adanya transparansi dinilai mencederai prinsip pelayanan publik yang seharusnya terbuka dan responsif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Inspektorat OKU maupun Pemerintah Kabupaten terkait alasan masih ditutupnya kantor tersebut.

Publik mendesak agar pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi dan memastikan seluruh aparatur sipil negara kembali menjalankan tugasnya secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab, terlebih dalam momentum pasca Idul Fitri yang seharusnya menjadi titik awal peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Tim jurnalis Maestro Indonesia (JMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru