Fatayat NU Apresiasi Rakor PCNU, Bupati Bandung Dorong Peran Strategis NU dalam Pembangunan

Bandung257 Dilihat

KOMPAS1.ID
KABUPATEN BANDUNG, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung, Susanti S.pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar badan otonom dan jajaran kepengurusan NU di tingkat kabupaten.

Apresiasi tersebut disampaikan seiring kehadiran Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam agenda Rapat Koordinasi Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung yang digelar di Aula Kantor PCNU Kabupaten Bandung, Selasa (17/3/2026).

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menegaskan pentingnya memperkuat peran organisasi keagamaan, khususnya Nahdlatul Ulama, dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyebutkan bahwa terdapat sejumlah sektor strategis yang perlu diperkuat, di antaranya bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Lebih lanjut, Kang DS mengajak seluruh jajaran PCNU Kabupaten Bandung untuk mulai melakukan perubahan dan mengambil peran lebih besar, khususnya di sektor ekonomi. Salah satu langkah konkret yang ditawarkan adalah memanfaatkan peluang dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pengembangan usaha peternakan ayam petelur guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Jumlah penerima manfaat program MBG di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 1,25 juta jiwa. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh NU untuk memperkuat kemandirian ekonomi organisasi,” ujarnya.

Ia berharap seluruh potensi yang dimiliki dapat dioptimalkan sehingga NU memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri, mampu memperkuat soliditas organisasi, sekaligus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Bupati Bandung juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sanitasi, khususnya di lingkungan pesantren dan masjid. Menurutnya, akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.

agar pesantren maupun masjid yang belum memiliki sarana air bersih dapat segera melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti.

Dengan terselenggaranya rakor ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan Nahdlatul Ulama semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih maju, religius, dan sejahtera.

Andri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *