Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan mencapai sekitar 32 Kilometer Kemacetannya

Uncategorized194 Dilihat

Kompas1.id
Kemacetan ekstrem di jalur Denpasar–Gilimanuk tak hanya menguras tenaga pemudik, tetapi juga menguras isi dompet mereka. Banyak pemudik mengaku uang saku yang disiapkan untuk perjalanan mudik justru habis selama terjebak macet.

Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan mencapai sekitar 32 kilometer hingga ke wilayah Kota Negara, Kabupaten Jembrana.

banner 336x280

Sejumlah pemudik harus menunggu lebih dari 14 jam hanya untuk bisa mendekati area pelabuhan. Selama waktu tersebut, mereka terpaksa membeli makanan dan minuman di sepanjang jalur kemacetan.

Salah satunya dialami Bogie (27), pemudik yang hendak pulang ke Jember. Ia mengaku uang saku yang dibawa habis hanya untuk membeli kebutuhan selama menunggu antrean kendaraan yang tak kunjung bergerak.

Ia bahkan mencoba jalur alternatif melalui Pupuan dan Buleleng untuk menghindari macet, namun tetap terjebak di titik pertemuan arus kendaraan.

Kondisi kemacetan panjang ini juga menyebabkan sedikitnya 17 pemudik harus mendapat penanganan medis akibat kelelahan dan paparan panas.

Petugas kepolisian dan operator penyeberangan kini terus berupaya mempercepat proses pemuatan kendaraan ke kapal untuk mengurai antrean panjang yang terjadi di jalur mudik Bali menuju Jawa tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *