Sehari Usai Beraksi, Pelaku Penembakan Di Lampung Timur Menyerahkan Diri

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR,-  KOMPAS1.id || Sehari usai melakukan aksi penembakan terhadap rekannya, Tersangka berinisial GU (20) warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, memutuskan menyerahkan diri, dengan didampingi oleh pihak keluarganya.

Kapolres Lampung Timur AKBP Heti Patmawati, melalui Kapolsek Jabung IPTU Husin, pada Rabu (11/3), menerangkan bahwa setelah melakukan aksi penembakan terhadap H (36), tersangka diduga sempat melarikan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Kepolisian selanjutnya melakukan langkah-langkah pendekatan kepada pihak keluarga, aparatur desa, serta para tokoh masyarakat, hingga akhirnya pada Rabu (11/3) pagi, tersangka GU menyerahkan diri, dengan didampingi pihak keluarga.

Selain tersangka GU, Pihak Kepolisian Polsek Jabung juga berhasil mengamankan barang bukti Senjata Api (Senpi) Rakitan, yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

“Saat ini, tersangka dan barang buktinya, kita serahkan ke Mapolres Lampung Timur, untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut”, terang Kapolsek Jabung.

Baca Juga:  Tujuh Hari Jadi Buron, Polisi Ringkus Tersangka KHN di Muara Dua Sumatera Selatan dan Dua Masih Diburu

Sebagai informasi, peristiwa penembakan yang mengakibatkan korban H (36) meninggal dunia, pada Selasa (10/3) kemarin, diduga terjadi saat korban dan tersangka sedang bermain kartu.

Awalnya, Korban H (36), bersama rekan-rekannya warga Kecamatan Jabung, sedang bermain kartu, dan pihak yang kalah, diduga mendapat saksi atau hukuman jongkok oleh pemain yang lain.

Pada situasi tersebut, diduga sempat terjadi aksi saling ejek, dan memicu ketersinggungan atau emosi tersangka GU, yang kebetulan membawa senjata api rakitan, sehingga langsung menembak korban.

Korban yang mengalami 2 luka tembak ditubuhnya langsung roboh, dan sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Pihak Kepolisian memastikan bahwa berkat dukungan dan kerjasama yang baik, antara aparatur desa, dan para tokoh masyarakat, situasi kamtibmas diwilayah hukum Polsek Jabung tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

 

 

 

Sumber / dok tim.(JMI)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasiter Kodim 0412/LU Perkuat Kapasitas Teritorial Lewat MTT Sisrendal Talak Binter TA 2026 di Kodam XXI/RI
300 Santri Ponpes Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Negara, Belajar Sejarah Bangsa dan Kepemimpinan Nasional
TRUK DOUBLE ENGKEL DIDUGA HILANG KENDALI, TABRAK RUMAH WARGA DI BUAH BATU BANDUNG
Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)
Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)
Akses Jalan Masih Menjadi Keluhan, Warga Ketungau Hulu Minta Perhatian Serius Pemerintah
📰 AKSES JALAN MASIH MENJADI KELUHAN, WARGA KETUNGAU HULU MINTA PERHATIAN SERIUS PEMERINTAH
Bupati Lampung Utara Apresiasi DPRD Usai Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:39 WIB

Pasiter Kodim 0412/LU Perkuat Kapasitas Teritorial Lewat MTT Sisrendal Talak Binter TA 2026 di Kodam XXI/RI

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:51 WIB

300 Santri Ponpes Qurrotu Nafsin Kunjungi Istana Negara, Belajar Sejarah Bangsa dan Kepemimpinan Nasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:01 WIB

TRUK DOUBLE ENGKEL DIDUGA HILANG KENDALI, TABRAK RUMAH WARGA DI BUAH BATU BANDUNG

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:46 WIB

Pendidikan Terabaikan,Kades Ngingasrembyong Soroti Prioritas Pemkab Mojokerto: Dana Pemindahan Ibu Kota Dinilai Lebih Penting dari Sekolah Baru (Part 3)

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:34 WIB

Pemindahan Ibukota Kabupaten Mojokerto Diduga Salah Sasaran, Kebutuhan Dasar Pendidikan Warga Belum Terpenuhi (Part 3)

Berita Terbaru