Subulussalam kompas 1 i, d
Subulussalam – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Subulussalam kembali menuai sorotan dari warga, kali ini di Kecamatan Penanggalan, Desa Lae Bersih saat membagikan untuk pos syahdu. Menu yang disajikan dianggap tidak bergizi dan lebih mirip jajanan di warung.
Wali murid dan anak-anak posyandu yang menerima MBG merasa kecewa dengan menu yang terdiri dari telur rebus dua biji, kacang satu bungkus seharga Rp 1.000, satu buah pisang, satu roti seharga Rp 2.000, dan empat biji buah kurma.
“Ini bukan anak-anak yang bergizi, tapi pengelola yang bergizi,” kata salah satu wali murid dengan nada kecewa.
Masyarakat berharap agar instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur-dapur MBG untuk memastikan apakah proses pengolahan makanan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan memenuhi syarat kebersihan lingkungan sekitar dapur.
“Apakah menu yang disajikan sudah memenuhi standar gizi? Kami berharap agar pihak terkait dapat memperhatikan hal ini,” tambah wali murid tersebut(Ramona)















