Dedi Mulyadi Santai Dihujat soal Utang Proyek Rp629 Miliar: “Sekarang Terbukti Menguntungkan

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi santai berbagai kritik terhadap kebijakannya mempercepat proyek infrastruktur pada 2025. Saat itu, kebijakan tersebut menuai sorotan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus menanggung kewajiban tunda bayar proyek hingga Rp629 miliar. Alih-alih tertekan oleh kritik, Dedi mengaku justru tersenyum menghadapi cacian yang datang.

“Orang caci maki saya kenapa Pemda Jabar jebol anggaran harus bayar tunggakan Rp629 miliar, saya senyum,” ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Ia menjelaskan, pada Oktober 2025 dirinya memutuskan mempercepat sejumlah proyek infrastruktur meski kondisi anggaran sedang dalam masa efisiensi ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek-proyek tersebut tetap dikerjakan dan diselesaikan sebelum akhir tahun anggaran dengan skema pembayaran pada tahun berikutnya.

Baca Juga:  Perluasan Tebu Rakyat Jadi Akselerator Swasembada Gula dan Penguatan Ekonomi Petani Lampung Utara

Menurut Dedi, strategi itu membuat pembangunan infrastruktur senilai Rp629 miliar dapat rampung lebih cepat. Meski pembayaran baru dilakukan pada 2026, masyarakat sudah merasakan manfaat proyek tersebut sejak tahun sebelumnya.

Langkah tersebut juga berdampak pada sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) di Jawa Barat. Jika pada tahun-tahun sebelumnya Silpa bisa mencapai sekitar Rp1,8 triliun, pada 2025 nilainya turun drastis hingga hanya sekitar Rp520 ribu.

“Proyek-proyek saya kebut di bulan Oktober. Saya tahu uangnya akan ada. Kita akhirnya bisa belanja Rp629 miliar. Kalau waktu itu berani ngutang Rp1 triliun, kita malah lebih untung,” kata Dedi.
Menurutnya, keputusan mempercepat proyek itu justru terasa manfaatnya sekarang, ketika situasi ekonomi global mulai bergejolak pada 2026.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru