Gelar GPM, Upaya Pemkot Stabilkan Harga Pangan Jelang Idul Fitri

Berita, Pekalongan184 Dilihat

Kota Pekalongan — KOMPAS1.id ||  Pemerintah Kota Pekalongan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Mataram, Jumat (6/3/2026), sebagai bagian dari kegiatan serentak di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 H/2026 M serta upaya pengendalian inflasi dan stabilitas pasokan serta harga pangan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan, Bank Indonesia, Bulog, serta berbagai instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

banner 336x280

Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kenaikan harga selama bulan Ramadan. “Alhamdulillah Pemerintah Kota Pekalongan bekerja sama dengan Bank Indonesia, Bulog Tegal, dan instansi terkait mengadakan gerakan pasar murah. Harapannya kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat, karena kita tahu pada bulan Ramadan ini harga-harga meningkat cukup tajam,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan GPM juga menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa membantu masyarakat Kota Pekalongan berbelanja sembako dengan harga terjangkau sekaligus menstabilkan harga pangan,” tambahnya.

Upaya pengendalian harga tidak hanya dilakukan melalui pasar murah, namun juga melalui pemantauan langsung harga di pasar. “Selain pasar murah, jajaran perekonomian dan dinas terkait juga melakukan sidak harga ke pasar secara periodik agar pemerintah bisa melihat langsung perkembangan harga di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala menuturkan bahwa kegiatan GPM ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Tengah untuk melaksanakan operasi pasar secara serentak di seluruh kabupaten/kota. “Kegiatan GPM hari ini sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah bahwa dilaksanakan serentak di 35 kabupaten/kota. Ini merupakan kolaborasi dari rangkaian kegiatan Tim Pengendali Inflasi Daerah,” tuturnya.

Berbagai komoditas kebutuhan pokok yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, bawang merah, bawang putih, ayam ras, telur, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

Lebih lanjut, Perwakilan Bulog Tegal, Cahyo, membeberkan bahwa pihaknya membawa beberapa komoditas untuk dijual kepada masyarakat. “Support Bulog pada kegiatan GPM di Lapangan Mataram antara lain beras premium sebanyak 1 ton, beras SPHP 1,5 ton, gula pasir 500 kilogram, dan minyak goreng 500 liter,” bebernya.

Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi maksimal dua produk tiap jenis komoditas per orang dengan sistem antrean. “Kami menggunakan sistem antre, masyarakat membayar lalu menukar barang. Pembelian dibatasi agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan GPM akan terus digelar di berbagai daerah sebagai bagian dari program stabilisasi harga pangan. “Ke depan akan ada lagi GPM di berbagai kabupaten/kota, salah satunya juga di Kota Pekalongan,” tukasnya.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *