BP4 Kota Pekalongan Sasar Pelajar MAN 2 Cegah Pernikahan Dini

Berita, Pekalongan169 Dilihat

Kota Pekalongan – KOMPAS1.id ||

Program Ramadan Sakinah 1447 Hijriah yang dilaksanakan BP4 Kota Pekalongan terus menyasar kalangan pelajar di Kota Pekalongan. Hingga akhir Februari, kegiatan tersebut telah digelar di empat sekolah, salah satunya di MAN 2 Kota Pekalongan.

banner 336x280

Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas X hingga XII bersama guru dan tenaga kependidikan. Dalam kesempatan tersebut, BP4 memberikan sosialisasi pencegahan pernikahan dini sebagai bentuk edukasi kepada remaja agar lebih memahami pentingnya kesiapan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Kepala MAN 2 Kota Pekalongan, Jaeri, menyampaikan apresiasi atas kehadiran BP4 yang telah memberikan pembekalan kepada para siswa. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi program Ramadhan Sakinah dari BP4 Kota Pekalongan. Anak-anak mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan serius. Materi pencegahan pernikahan dini sangat relevan bagi mereka yang sedang mempersiapkan masa depan,” ujarnya saat ditemui pada kegiatan tersebut, Jumat (27/2/2026).

Menurutnya, edukasi tersebut tidak hanya memberikan pemahaman tentang risiko pernikahan dini, tetapi juga menjadi penguat nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap nilai-nilai yang diperoleh siswa hari ini tidak berhenti pada kegiatan sesaat, tetapi berkelanjutan dan menjadi bagian dari sikap serta perilaku mereka dalam mengambil keputusan ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu, fasilitator BP4 Kota Pekalongan, Siti Nurkayisah, menjelaskan bahwa pelajar tingkat SMA dan madrasah aliyah menjadi sasaran utama program karena berada pada fase pencarian jati diri dan tergolong rentan terhadap pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba.

“Remaja usia SMA dan MA ini sedang berada pada masa pencarian identitas diri. Mereka rentan terhadap pengaruh negatif lingkungan, sehingga perlu dibekali pemahaman yang kuat tentang perencanaan masa depan, termasuk kesiapan dalam berumah tangga,” jelasnya.

Ia menegaskan, melalui Program Ramadhan Sakinah, BP4 mendorong para siswa untuk lebih fokus belajar dan mempersiapkan masa depan secara matang sebelum memutuskan untuk menikah.

“Kami ingin siswa memahami bahwa pernikahan bukan hanya soal usia, tetapi juga kesiapan mental, pendidikan, dan ekonomi. Dengan edukasi ini, kami berharap mereka mampu menunda pernikahan hingga benar-benar siap,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, BP4 Kota Pekalongan berharap kesadaran remaja untuk mencegah pernikahan dini semakin meningkat, sehingga mereka dapat meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai sakinah yang digaungkan dalam program Ramadhan tahun ini.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *