343 Calon Haji Pekalongan Siap Menuju Tanah Suci

Berita, Pekalongan68 Dilihat

KOMPAS1.id  – Sebanyak 343 calon jamaah haji asal Kota Pekalongan dipastikan siap diberangkatkan pada musim haji 1447 H/2026 M. Seluruh rangkaian persiapan, mulai dari manasik hingga distribusi perlengkapan, telah dilaksanakan dan kini memasuki tahap akhir.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Pekalongan, Rindiyantono atau yang akrab disapa Antono, menyampaikan bahwa proses penyelenggaraan haji tahun ini berjalan tertib dan lancar, baik di tingkat kota maupun provinsi.
Menurutnya, tahapan persiapan telah dilakukan sesuai jadwal.

banner 336x280

Pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap distribusi souvenir yang disalurkan melalui bank kepada para jamaah. Perlengkapan tersebut antara lain kain ihram, batik nasional, serta kebutuhan lainnya.

Ia menjelaskan, seluruh jamaah termasuk kategori “lunas tunda” tetap memperoleh souvenir tahun ini. Jamaah lunas tunda adalah mereka yang telah melunasi biaya haji pada tahun sebelumnya namun belum dapat diberangkatkan.

Pembagian ulang dilakukan karena terdapat perubahan signifikan pada desain dan warna batik nasional yang dibagikan.

Dari total awal 344 jamaah, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sehingga jumlah yang siap berangkat saat ini sebanyak 343 jamaah. Distribusi souvenir pun hampir tuntas, dengan hanya sebagian kecil jamaah yang belum menerima dan masih dalam proses pendataan.

Selain itu, pembagian koper haji juga segera dilakukan. Secara teknis, koper akan diterima terlebih dahulu oleh pihak Kemenhaj sebelum didistribusikan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) maupun koordinator jamaah mandiri.

Untuk pembekalan, seluruh rangkaian manasik haji telah selesai digelar. Manasik tingkat kota dilaksanakan satu kali di Hotel Dafam Pekalongan, sementara manasik tingkat kecamatan dilaksanakan empat kali yang tersebar di tiga titik wilayah, yakni Pekalongan Barat, Pekalongan Selatan, serta Pekalongan Timur yang bergabung dengan Pekalongan Utara.

Manasik tersebut menjadi bekal penting agar jamaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sekaligus mempersiapkan diri secara mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Aspek kesehatan juga menjadi perhatian utama. Pihak Kemenhaj terus berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat serta memantau kondisi jamaah melalui ketua regu dan ketua rombongan.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh calon jamaah berada dalam kondisi prima hingga pemeriksaan akhir di embarkasi.

Dengan persiapan yang hampir seluruhnya rampung, Kemenhaj Kota Pekalongan optimistis seluruh jamaah dapat berangkat tanpa kendala dan menunaikan ibadah haji dengan lancar.

Harapannya, seluruh 343 jamaah dapat melalui proses pemeriksaan kesehatan akhir dengan baik, sehingga tidak ada yang tertunda ataupun batal berangkat, dan seluruhnya dapat menunaikan rukun Islam kelima dalam keadaan siap lahir dan batin.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *