KOMPAS1.id || Situasi geopolitik yang semakin memanas antara Iran dan Amerika Serikat mulai berdampak pada sektor olahraga internasional.
Tim nasional Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk tidak ambil bagian dalam ajang Piala Dunia 2026.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan bahwa kondisi keamanan dan stabilitas nasional menjadi faktor utama yang memicu keraguan terkait keikutsertaan Iran di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
Menurut Taj, perkembangan konflik terbaru membuat persiapan menuju Piala Dunia menjadi tidak pasti. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir nantinya akan berada di tangan otoritas olahraga dan pemerintah terkait.
Sementara itu, pihak FIFA juga mulai mencermati situasi politik yang berkembang. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan bahwa organisasi sepak bola dunia tersebut terus mengikuti dinamika global yang berpotensi memengaruhi penyelenggaraan turnamen.
Grafstrom menambahkan bahwa FIFA saat ini masih melakukan pembahasan internal mengenai aspek keamanan menjelang kompetisi musim panas mendatang. Meski demikian, FIFA tetap berkomitmen untuk memastikan Piala Dunia 2026 dapat berlangsung aman dengan partisipasi seluruh negara peserta.(Red)














