Reses F Nasdem, Tia Fitriani Sampaikan 9 Program Unggulan Provinsi Jawa Barat.

Politik28 Dilihat

Kab, Bandung Kompas. 1 . Id.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Kabupaten Bandung Fraksi Nasdem, Komisi 3, Dra. Hj. Tia Fitriani, melaksanakan reses masa sidang II tahun 2025 – 2026 , bertempat di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Jumat ( 27/2/26 ).

Dalam kegiatan tersebut, Tia Fitriani sampaikan beberapa 9 Program UnggulanPemerintah Provinsi Jawa Barat salah satu yang menjadi usulan pemerintah desa terkait pembangunan SMK N Pameungpeuk yang rencana akan di bangun di wilayah Desa Rancamulya.

banner 336x280

Usulan tersebut masuk dalam Pemprov Jawa Barat, Pemprov berencana memfokuskan pembangunan sekolah baru di kecamatan-kecamatan yang kekurangan akses pendidikan, terutama jenjang SMA, SMK, dan SLB, dengan target 24 hingga 50 unit sekolah pada 2026, Program ini bertujuan menampung hingga 5.000 siswa baru mulai 2027, melanjutkan inisiatif 2025, dan menangani keterbatasan sekolah negeri/swasta di daerah terpencil.

Selain pembangunan sekolah , Tia Fitriani juga menyoroti masalah, RSUD di jawa barat, DPRD Provinsi Jawa Barat akan mendorong untuk mengintegrasikan pengobatan berbasis kearifan lokal sebagai pelengkap layanan medis modern, sesuai regulasi seperti Permenkes tentang pengobatan tradisional, guna memelihara budaya daerah sambil menjaga standar keamanan dan profesionalisme.

Pengobatan berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan akses kesehatan yang aman dan berkelanjutan, sejalan dengan Undang-Undang Kesehatan yang mendukung pelayanan tradisional. DPRD merekomendasikan sinergi dengan Dinas Kesehatan untuk sertifikasi tenaga tradisional dan fasilitas khusus di RSUD.

Pemprov Jawa Barat juga akan mencetak 10 rebu putra daerah , dengan menggelar pelatihan pilatihan untuk mencetak anak putus sekolah menjadi tenaga kerja siap pakai dan wirausaha muda. Pelatihan berbasis kompetensi industri, bekerja sama dengan lembaga kursus berizin resmi dan instruktur bersertifikat.

Pengangguran lulusan SMA sering disebabkan oleh kualitas SDM yang rendah, di mana kompetensi mereka tidak selaras dengan tuntutan pasar kerja. Faktor ini menjadi sorotan utama di Indonesia, dengan lulusan SMA mendominasi tingkat pengangguran terbuka

Selain program program yang tadi di bahas , anggota DPRD Provinsi Fraksi Nasdem Tia Fitriani, juga menyampaikan dalam resesnya di Dapil Kabupaten Bandung, dengan menyerap aspirasi warga terkait pengembangan pengolahan sampah hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).

” Edukasi ini perlu di sampaikan agar masyarakat pro aktif dalam kepedulian sampah , Ini menjadi bagian penting
pendekatan komunitas dan edukasi berkelanjutan untuk ciptakan budaya zero waste di tingkat lokal. Tia Fitriani juga menekankan perlunya pembentukan kelompok sadar lingkungan ,” Tandasnya.

Dhany

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *