Tia Fitriani laksanakan Pengawasan Penyelengaraan Program Pemerintah di Desa Buah Batu

Politik31 Dilihat

Bandung Kompas1.id
Agenda Kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2026 Kabupaten Bandung, Dra. Hj. Tia Fitriani, di dampingi Kepala Desa Buah Batu H. Asep Sobari. Evaluasi pelaksanaan program pemerintah provinsi, berlangsung di GOR Desa Buah Batu, Jalan Batusari No. 51 A, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jumat, (20/02/2026)

Kegiatan tersebut sebagai forum ruang evaluasi juga momentum silaturahmi dalam penyampaian aspirasi masyarakat desa. terhadap pelaksanaan program pemerintah provinsi di tingkat desa.

banner 336x280

Hj. Tia Fitriani ucapkan terima kasih atas antusias warga dan kader-kader yang hadir di Desa Buah Batu Kegiatan dipusatkan di GOR Desa bersama Pak Kades dan Ibu Kades selaku Ketua PKK. Walaupun memasuki hari kedua Ramadhan, para kader tetap semangat hadir untuk menyampaikan aspirasinya,” ujar Nya.

Selanjutnya, “Tia berkomitmen untuk mengawal sembilan program unggulan Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, pengawalan program tersebut menjadi tanggung jawab legislatif agar manfaat dan dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat desa.”Katanya.

Namun demikian, Tia juga menyoroti aspirasi yang muncul hampir merata di berbagai desa, termasuk Desa Buah Batu. Ia menyebut kebijakan Bantuan Provinsi (Banprov) yang hanya difokuskan untuk infrastruktur dinilai membatasi fleksibilitas kebutuhan desa.

“Banprov yang ditujukan hanya untuk infrastruktur membuat desa kesulitan karena kegiatan sudah terkunci. Padahal kebutuhan setiap desa berbeda. Ini akan saya sampaikan dalam program kepala daerah,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Buah Batu H. Asep Sobari merasa bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan anggota DPRD provinsi mampu meningkatkan motivasi dan semangat pemerintah desa dalam menjalankan program pembangunan.

“Asep juga menyampaikan persoalan banjir yang kerap melanda wilayahnya. Ia menjelaskan Desa Buah Batu berbatasan langsung dengan Kota Bandung. Aliran air dari wilayah Bandung Utara, menurutnya, masuk ke Desa Buah Batu dan bermuara di Kecamatan Bojongsoang sehingga memicu genangan dan banjir.

Air dari Bandung Utara masuk ke Desa Buah Batu dan bermuara di Bojongsoang. Akibatnya terjadi banjir. Kami memohon kepada Pak Gubernur dan juga Pak Wali Kota agar ada solusi supaya air tidak meluap ke wilayah Kabupaten Bandung,” kata Asep.

Semoga dengan adanya forum pengawasan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi program, tetapi juga wadah konkret penyampaian kebutuhan daerah perbatasan. Ke depan, pemerintah desa berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dapat menghadirkan solusi menyeluruh, khususnya terkait kebijakan bantuan dan penanganan banjir lintas wilayah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *