‎Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam’un Nst, S.ST., menjelang bulan suci Ramadan bersinergi dengan Forkopimcam Gunung Meriah

Aceh Singkli16 Dilihat

Aceh Singkil kompas1.id –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil bergerak cepat menata kesemrawutan lalu lintas menjelang bulan suci Ramadan. Melalui ini Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam’un Nst, S.ST., menyatakan bahwa mulai saat ini pedagang yang sebelumnya berjualan di depan Kantor Camat Gunung Meriah akan dipindahkan ke lokasi baru di samping Gang Lia Jaya. Langkah ini diambil guna mengembalikan fungsi jalan dan mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di titik tersebut.

‎”Jalur ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat padat. Selama ini, aktivitas jual beli di bahu jalan sangat menggangu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan. Dengan relokasi ini, kita ingin memastikan pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman, terutama menyambut mobilitas tinggi jelang Ramadan,” ujar Syam’un.

‎Kolaborasi Strategis dengan Sektor Swasta

‎Penataan ini bukan sekadar pemindahan paksa, melainkan solusi terpadu. Pemkab Aceh Singkil menggandeng PT Socfindo wa Indonesia (Socfindo) Kebun Lae Butar untuk menyiapkan infrastruktur lahan relokasi.

‎PT Socfindo berperan aktif dalam melakukan penimbunan serta pengecoran jalan di jalur relokasi samping Gang Lia Jaya. Dukungan ini memastikan para pedagang tetap memiliki tempat jualan yang layak, bersih, dan tidak becek, sehingga aktivitas ekonomi warga tetap berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.

‎Himbauan bagi Pedagang:

‎Dalam koordinasi yang dihadiri oleh Kapolsek, Danramil, Camat, Satpol PP, serta dinas terkait lainnya, ditegaskan bahwa pedagang dilarang keras kembali menggelar lapak di bahu jalan depan kantor camat setelah area baru siap digunakan.

‎”Kami berharap seluruh pedagang dapat kooperatif dan segera menyesuaikan diri dengan hasil keputusan rapat minggu lalu. Ini adalah kepentingan bersama demi wajah kota yang lebih tertib dan kenyamanan seluruh masyarakat Gunung Meriah,” tegas Kadishub.

‎Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan sektor swasta ini, diharapkan kawasan pusat Gunung Meriah menjadi lebih tertata, bebas macet, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

‎Reporter Sabri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *