Bupati Ogan Ilir Dampingi Gubernur Sumatera Selatan Tinjau Jembatan Rusak di Desa Ketapang 2

Oganilir107 Dilihat

OGAN ILIR Kompas1.id
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar mendampingi Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau langsung kondisi jembatan yang terletak di Desa Ketapang 2 Tanjung Harapan Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).pada Kamis (29/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru melihat langsung kondisi Jembatan Besi Ketapang 2 menuju Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

banner 336x280

Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan besi tersebut tampak rapuh dan berlubang akibat faktor usia. Kondisi ini menyebabkan jembatan tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut keterangan warga setempat, Gubernur Herman Deru sempat berhenti ketika melintasi lokasi karena kendaraan terhalang oleh kerusakan jembatan. Ia kemudian meminta Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar untuk segera mengajukan surat ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumatera Selatan agar dilakukan penanganan secepatnya.

“Ia meminta kepada Bupati Ogan Ilir untuk bersurat ke provinsi agar jembatan tersebut segera diperbaiki, karena merupakan jalan provinsi,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Warga juga menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur agar jembatan tersebut tidak sekadar diperbaiki, melainkan diganti dengan jembatan beton. Hal itu dinilai lebih aman dan tahan lama, mengingat tingginya mobilitas kendaraan yang melintas.

“Jembatan Besi Ketapang 2 Tanjung Harapan
ini sudah dibangun sekitar 20 tahun lalu, sekitar tahun 2004 saat awal pemekaran Kabupaten Ogan Ilir. Kondisinya sekarang sudah sangat memprihatinkan,” kata warga.

Menurut warga, peningkatan arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat membuat jembatan besi tersebut kerap mengalami kerusakan meski telah beberapa kali diperbaiki.

“Kami berharap jembatan besi ini diganti dengan jembatan beton. Kalau hanya diperbaiki, cepat rusak lagi karena lalu lintas kendaraan sekarang sudah sangat padat,” harapnya.

Warga menambahkan, sejak adanya akses jalan dan jembatan tersebut pascapemekaran Kabupaten Ogan Ilir, mobilitas masyarakat dan perekonomian di wilayah tersebut mengalami peningkatan signifikan.

“Dulu kami harus menggunakan perahu. Sekarang sudah bisa naik motor dan mobil, sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian menjadi lebih lancar,” ungkap warga.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kondisi jembatan tersebut dan mengupayakan penggantian jembatan besi dengan konstruksi beton demi keselamatan dan kelancaran transportasi masyarakat.

Pewarta Iskadi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *