Keberadaan RAM Sawit di Sepanjang Jalan Kabupaten Kapuas Hulu Resahkan Masyarakat

Kalimantan Barat335 Dilihat

Kompas1.id
Kapuas Hulu — Kehadiran sejumlah RAM sawit yang berada di sepanjang ruas jalan di Kabupaten Kapuas Hulu kini menuai keluhan dari masyarakat. Meski di satu sisi RAM sawit dianggap membantu aktivitas ekonomi dan penyerapan hasil panen kelapa sawit, di sisi lain keberadaannya justru menimbulkan keresahan bagi warga sekitar maupun para pengguna jalan.

Masyarakat mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari tumpukan buah sawit di RAM tersebut. Bau tidak sedap ini semakin terasa terutama saat cuaca panas atau setelah hujan, sehingga mengganggu kenyamanan warga yang bermukim di sekitar lokasi. Tak hanya itu, RAM sawit yang berada tepat di tepi jalan juga dinilai mengganggu pemandangan serta kebersihan lingkungan.
Selain persoalan bau, warga juga menyoroti dampak terhadap kelancaran lalu lintas. Aktivitas bongkar muat sawit yang berlangsung hampir setiap hari sering kali menyebabkan kendaraan besar berhenti di bahu jalan. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan bahkan kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk dan di ruas jalan yang sempit.

banner 336x280

“Bau sawitnya sangat menyengat, apalagi kalau sudah lama menumpuk. Kami merasa tidak nyaman, apalagi rumah dekat dengan jalan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat mengaku semakin tergantung dengan keberadaan RAM sawit karena sebagian besar mata pencaharian warga berasal dari perkebunan sawit. Namun demikian, warga berharap pengelolaan RAM sawit dapat dilakukan dengan lebih tertib dan memperhatikan dampak lingkungan serta kenyamanan publik.
Warga meminta agar pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi berwenang, dapat melakukan penataan ulang lokasi RAM sawit. Mereka berharap RAM sawit tidak lagi berada di sepanjang jalan umum, melainkan ditempatkan di area khusus yang jauh dari permukiman dan jalur utama lalu lintas.

Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pengawasan yang lebih ketat terkait kebersihan, pengelolaan limbah, serta jam operasional bongkar muat agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Dengan adanya perhatian serius dari pihak terkait, masyarakat berharap aktivitas ekonomi dari sektor sawit tetap berjalan, namun tetap seimbang dengan kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan lingkungan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Reporter Didy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *