Kab Bandung, Kompas, 1.id.
Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., ke kawasan Situ Cisanti, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, mendapat pendampingan langsung dari Forum Komunikasi Pecinta Alam ( FKPA ) dan Wahana Pecinta Alam Semesta ( Wanapasa).

Kunjungan Mentri Lingkungan Hidup mengunjungi Situ Cisanti, yang berada di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari dengan pendampingan dari Forum Komunikasi Pecinta Alam ( FKPA) Kabupaten Bandung, Jumat 16 Januari 2026. Dalam Peninjauan ini untuk menjaga kawasan hulu Sungai Citarum sebagai sumber air dan penyangga ekosistem yang vital bagi wilayah sekitarnya.
Sekjen FKPA Kabupaten Bandung, Yogi Gunawan mengatakan usai mendampingi Mentri Lingkungan Hidup, bahwa kelestarian Situ Cisanti tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan kawasan hutan di sekitarnya. Menurutnya, kawasan ini memiliki nilai ekologis tinggi sehingga membutuhkan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan. “Upaya pelestarian harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak,” ujar Yogi Gunawan.
Lebih lanjut, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga fungsi lindung kawasan. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pengelola kawasan situ Cisanti. Selain itu, penguatan peran Taman Hutan Raya (Tahura) menjadi salah satu fokus perhatian yang serius.
Kawasan Hutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga hutan agar tetap lestari dan terhindar dari kerusakan. Dengan mengawal dan mendukung seluruh langkah program pemerintah dalam melestarikan dan menjaga lingkungan.
” Kami optimistis Situ Cisanti dapat terus terjaga kelestariannya, bila kita sama sama menjaga dan melestarikan alam, dan hutan, tidak hanya sebagai sumber mata air hulu Citarum, tetapi juga sebagai penopang lingkungan hidup Jawa Barat.
Reporter ; Dhany
















