Kemacetan Parah di Simpang Batu Ampar, Antrean Kendaraan Capai Lebih dari 20 Kilometer

Kalimantan356 Dilihat

Kompas1.id
Sintang – Kemacetan lalu lintas terjadi cukup parah di kawasan Simpang Batu Ampar pada Selasa, 13 Januari 2026. Antrean kendaraan dilaporkan mengular sangat panjang, bahkan mencapai lebih dari 20 kilometer. Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas dari dua arah yang berlawanan lumpuh dan sangat menghambat aktivitas para pengguna jalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terjebak kemacetan selama berjam-jam. Para pengendara terpaksa berjalan sangat pelan, bahkan sebagian harus berhenti total karena tidak adanya pergerakan arus kendaraan. Situasi ini menimbulkan kelelahan dan keluhan dari masyarakat yang melintas, terutama bagi mereka yang memiliki keperluan mendesak.

banner 336x280

Kemacetan yang terjadi di Simpang Batu Ampar tersebut diduga dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya meningkatnya volume kendaraan, kondisi jalan yang menjadi titik pertemuan arus dari berbagai arah, serta belum optimalnya pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut. Selain itu, tidak adanya rekayasa lalu lintas yang cepat juga memperparah kondisi kemacetan.
Sejumlah pengendara mengungkapkan bahwa kemacetan ini bukan kali pertama terjadi. Simpang Batu Ampar kerap menjadi titik rawan macet, terutama pada jam-jam sibuk dan hari tertentu. Mereka berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar permasalahan ini tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

“Macetnya sangat parah, dari pagi sampai siang hampir tidak bergerak. Waktu dan tenaga kami habis di jalan,” ujar salah seorang pengendara yang terjebak kemacetan.
Masyarakat berharap kepada pihak berwenang, baik dari instansi terkait maupun aparat lalu lintas, untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penataan ulang simpang jalan, pengaturan lalu lintas yang lebih efektif, hingga penempatan petugas di titik-titik rawan macet dinilai sangat diperlukan demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, diharapkan kemacetan parah seperti yang terjadi di Simpang Batu Ampar tidak kembali terulang, sehingga aktivitas masyarakat dan arus transportasi dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Jurnalis Effendy

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *