Subulussalam kompas,1,id
Penempatan titik sumur bor untuk korban banjir di Desa Panji, Kecamatan Longkib, menjadi kontroversi karena dianggap salah tempat. Muspika Kecamatan Longkib akhirnya mengambil alih dan memindahkan sumur bor ke lokasi yang lebih tepat untuk korban terdampak banjir.
Bantuan sumur bor berasal dari salah satu perusahaan BUMN, Telkomsel, yang memberikan bantuan air bersih kepada korban banjir. Namun, ada dugaan mis komunikasi sehingga sumur bor ditempatkan di Dusun Ginasing, yang tidak terdampak banjir.
“Desa Panji ada tiga dusun, yang terdampak banjir ada dua dusun, Bacang Gatel dan Dusun Tumakal, sementara Dusun Ginasing bukan warga terdampak banjir. Kenapa pula di letakkan kepada dusun yang tidak terdampak banjir,” kata Camat Longkib.
Camat Longkib,Alharis,Sp.M.M menyatakan bahwa penempatan sumur bor yang salah akibat kurang koordinasi dengan pemerintah kecamatan. Muspika Kecamatan Longkib akhirnya turun langsung ke Desa Panji untuk meninjau lokasi dan memindahkan sumur bor ke tempat yang lebih tepat.
“Jadi, menurut camat, titik koordinat mana diletakkan pembangunan sumur bor itu akibat kurang kordinasi yang bersangkutan ke pemerintah kecamatan Longkib,” tambah Camat Longkib. Alharis,(Ramona)













