MAAFKAN KAMI YA RASULULLAH

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Oleh : Idat Mustari**

PERINGATAN maulid Rasulullah Saw tidak hanya untuk sekedar  mengingatkan kembali waktu kelahirannya, melainkan juga untuk membangkitkan rasa cinta kepadanya. Melalui peringatan maulid kita diingatkan atas kehadiran sosok manusia yang memiliki kepribadian agung, yang memiliki riwayat kehidupan paling lengkap dibandingkan tokoh manapun disepanjang sejarah kehidupan manusia.

Tidak akan pernah kita menemukan biografi seorang tokoh di dunia ini yang di dalamnya tercatat bukan saja sepak terjang perjuangannya, pemikirannya, tetapi juga termasuk cara—prilaku yang bersifat privasi, seperti cara tidur, cara minum, cara makan, cara bersisir, cara mandi, dan seterusnya, kecuali ada dalam biografi Rasulullah Saw.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui peringatan maulid Rasulullah saw perasaan cinta kita kepadanya dibangkitkan kembali dengan cara memperbanyak menyebut-nyebut namanya. Oleh karena seorang pecinta akan selalu menyebut-nyebut nama yang dicintainya. Bukankah hati kita berdebar kalau ada orang yang memanggil nama kekasih kita, meskipun  kebetulan orang itu memanggil orang lain yang kebetulan namanya sama.

Kita diajarkan menyebut-nyebut Rasulullah saw dalam bacaan shalawat. Sebagai rasa cinta kita kepada Rasulullah saw kita sambut kelahiran anak kita dengan membacakan marhabannan yang sarat dengan bacaan shalawat. Begitupula kalau ada orang meninggal dunia, kita bacakan tahlilan  yang di dalamnya ada bacaan shalawat.  Meskipun ada juga di antara kita yang melarangnya dengan menyebut bahwa itu bid’ah, tetapi sebaiknya tidak perlu memperdebatkan apalagi melarangnya  biarlah orang melaksanakannya karena rasa cintanya pada Rasulullah Saw.

Baca Juga:  Sempat Viral Disebut Jalan Kubangan, Wabup Hankam Hasan Turun Langsung Tinjau Jalan Rusak di Pasiran Jaya

Kita pun diingatkan untuk senantiasa membela kehormatan yang dicintainya. Seorang kekasih pasti marah ketika kekasihnya diganggunya, atau dihinakan orang. Secara fitrah seorang muslim sangat cinta kepada Nabi saw. Boleh jadi seorang muslim jarang melaksanakan ibadah shalat, puasa, tetapi jangan coba-coba ada orang yang menghina Nabi saw. Willfred Cantwell Smith menyatakan bahwa “Kaum Muslim masih dapat membiarkan serangan terhadap Allah; ada banyak orang ateis dan publikasi-publikasi ateistik, dan masyarakat-masyarakat rasionalistik; tetapi penghinaan terhadap Muhammad akan menyulut, bahkan dari kalangan’liberal’ dari umat itu, fanatisme yang menyala-nyala

Sungguh perasaan cinta kepada Rasulullah Saw kelak membawa kita hidup bersamanya. Seorang laki-laki  dari dusun Arab yang jauh datang menemui Nabi Saw. Ia bertanya,”Kapan hari kiamat akan terjadi ?” Nabi saw tidak menjawabnya malahan balik bertanya,”Apa yang telah engkau persiapkan untuk itu?” Ia menjawab,”Demi Allah, saya tidak mempersiapkan amal yang banyak baik berupa shalat atau puasa, hanya saja saya mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Nabi saw pun bersabda,”Engkau akan bersama orang yang engkau cintai.”

Begitulah sedikit pesan dari peringatan maulid Rasulullah Saw agar kita bisa mencintainya dengan sungguh-sungguh, meskipun nampaknya kita baru bisa merayakannya, dan  belum bisa mencapai hakikatnya. Ini terbukti, dengan prilaku kita yang jauh mirip  dengan prilaku Rasulullah saw.  Oleh karena itu sepantasnya kita untuk berkata dengan lirih,”Maafkan kami ya Rasulullah!

**Penulis Buku Bekerja Karena Allah dan Komisaris di BUMD kab Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kwarran Margahayu Raih 2 Penghargaan pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Kwarran Cangkuang Raih Penghargaan pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
*Gebyar Jalan Sehat Kp. Kertasari RW 02 Beraksi Kembali di Tahun 2026*
Sinergi Jaga Kamtibmas, Warga Karta Jaya Serahkan Senpi Rakitan kepada Polsek Negara Batin
Rekening Koordinator AMPB Supriono Dikabarkan Diblokir, Dana Sekitar Rp 80,9 Juta Ikut Tertahan
KEMERIAHAN MAULID NABI DI KAMPUNG CILEDUG, KECAMATAN SETU — SEMANGAT KEBERSAMAAN DAN KEPEDULIAN SOSIAL MENGUAT
*PEMBANGUNAN JALAN CANGKUDU–CISOKA: KAMI APRESIASI PEMBANGUNANNYA, TETAPI PERTANYAAN PUBLIK JANGAN DIABAIKAN*
Tinjau Rekonstruksi Jalan Cangkudu–Cisoka, Bupati Tangerang Targetkan 1,38 Kilometer Rampung Akhir 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Kwarran Margahayu Raih 2 Penghargaan pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Kwarran Cangkuang Raih Penghargaan pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:33 WIB

MAAFKAN KAMI YA RASULULLAH

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:28 WIB

*Gebyar Jalan Sehat Kp. Kertasari RW 02 Beraksi Kembali di Tahun 2026*

Selasa, 25 Agustus 2026 - 04:18 WIB

Sinergi Jaga Kamtibmas, Warga Karta Jaya Serahkan Senpi Rakitan kepada Polsek Negara Batin

Berita Terbaru

Berita

MAAFKAN KAMI YA RASULULLAH

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:33 WIB