KERJA ITU SOAL SKILL, BUKAN WAJAH DAN UMUR” MENAKER YASSIERLI LARANG SYARAT DISKRIMINATIF DI LOWONGAN KERJA.

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


– Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli. mengeluarkan pernyataan tegas terkait maraknya syarat diskriminatif dalam iklan lowongan kerja.

Melalui kampanye terbaru Kemnaker, Menaker Yassierli menegaskan: “Kerja itu soal skill, bukan wajah dan umur.”

> “Lowongan kerja tidak boleh lagi pakai syarat good looking dan batas usia. Yang kita cari itu kompetensi dan kemampuan,” tegas Menaker Yassierli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

LARANGAN SYARAT DISKRIMINATIF.

Kemnaker menyoroti beberapa syarat yang sering muncul di job portal dan dinilai tidak relevan, antara lain:
1. Good looking / Berpenampilan menarik
2. Batas usia maksimal contoh: maksimal 27 tahun
3. Status pernikahan
4. Jenis kelamin tertentu jika tidak terkait dengan pekerjaan

Menurut Menaker, syarat-syarat tersebut menghambat kesempatan kerja bagi pencari kerja yang memiliki kompetensi tetapi tidak memenuhi kriteria fisik atau usia.

FOKUS PADA KOMPETENSI DAN SKILL.

Baca Juga:  Menghadapi "Panggangan" Terik di Bumi Sumatera

Kebijakan ini bertujuan menciptakan rekrutmen yang adil dan berbasis meritokrasi. Perusahaan didorong untuk menilai calon pekerja berdasarkan pendidikan, pengalaman, sertifikasi, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan.

> “Banyak tenaga kerja usia 40+ yang punya pengalaman luar biasa tapi tersisih karena batas usia. Ini harus kita ubah,” lanjut Menaker.

SANKSI DAN PENGAWASAN.

Kemnaker akan berkoordinasi dengan platform pencari kerja untuk menghapus iklan yang mengandung unsur diskriminasi. Perusahaan yang melanggar akan dikenai sanksi mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin.

Masyarakat juga diimbau untuk melapor jika menemukan lowongan kerja dengan syarat diskriminatif melalui kanal resmi Kemnaker.

Langkah tegas ini mendapat apresiasi luas dari publik. Tagar Kerja Itu Soal Skill dan Stop Diskriminasi. sempat trending di media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut.

Penulis: Zul
Redaksi
Kompas1.Id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

R Supit Geram: Dari “Risiko Rendah” ke Krisis Kepercayaan,Tertundanya Turlap DPRD Bitung Disorot
Muspika Longkib Gelar Turnamen Sepak Bola Sambut HUT RI ke-81, Camat: Jaga Sportivitas dan Silaturahmi
DALAM RANGKA HUT RI KE 81 POLSEK MARGAASIH BERIKAN SEMBAKO UNTUK KORBAN KEBAKARAN TK DARUL MA’ARIF DI MARGAASIH
Di Tengah Peresmian TK, Asep Ikhsan Tekankan Pentingnya Memanfaatkan Golden Age Anak Usia Dini
1.000 PEMUDA AKAN BOYONG BENDERA MERAH PUTIH 10X5 METER KE PUNCAK GUNUNG LALAKON
‎Jajaran Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
LBH PWI Sumsel, layangkan Somasi ke 2 ke Sekda Kota Palembang, Aprizal Hasyim.
10 HARI MENJABAT KAPOLRES CIMAHI.AKBP MOH FARUK ROZI UNGKAP PULUHAN KASUS DAN SITA RATUSAN RIBU BUTIR OKT DAN MIRAS
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:20 WIB

R Supit Geram: Dari “Risiko Rendah” ke Krisis Kepercayaan,Tertundanya Turlap DPRD Bitung Disorot

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Muspika Longkib Gelar Turnamen Sepak Bola Sambut HUT RI ke-81, Camat: Jaga Sportivitas dan Silaturahmi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:25 WIB

DALAM RANGKA HUT RI KE 81 POLSEK MARGAASIH BERIKAN SEMBAKO UNTUK KORBAN KEBAKARAN TK DARUL MA’ARIF DI MARGAASIH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Di Tengah Peresmian TK, Asep Ikhsan Tekankan Pentingnya Memanfaatkan Golden Age Anak Usia Dini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:29 WIB

1.000 PEMUDA AKAN BOYONG BENDERA MERAH PUTIH 10X5 METER KE PUNCAK GUNUNG LALAKON

Berita Terbaru