KOMPAS1.ID
KAPUAS HULU – Kondisi ruas Jalan SP3 di Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, kembali menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang sebagian besar masih berupa tanah ini dipenuhi kubangan air dan lumpur setelah diguyur hujan. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga serta menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan para pengguna jalan.
Dari hasil pantauan dan dokumentasi yang diperoleh, terlihat hampir sepanjang ruas jalan tersebut dipenuhi genangan air dengan permukaan yang berlumpur dan licin. Pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat harus melaju dengan sangat hati-hati saat melintas, mengingat kondisi jalan yang tidak rata dan berisiko menyebabkan kecelakaan atau kendaraan terjebak di dalam kubangan.
Warga setempat menyampaikan bahwa hingga saat ini mereka masih menunggu kepastian kelanjutan pembangunan jalan tersebut. Menurut keterangan mereka, hanya tersisa beberapa kilometer lagi yang belum mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, hingga berita ini disusun, belum terlihat adanya aktivitas pekerjaan yang berlangsung di ruas jalan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan kami sederhana, jalan ini segera dilanjutkan pembangunannya. Jangan sampai masyarakat terus kesulitan setiap kali musim hujan tiba. Jalan ini merupakan akses utama yang sangat penting bagi segala aktivitas sehari-hari kami,” ujar salah seorang warga.
Selain menyulitkan warga untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, maupun mengakses layanan pendidikan dan kesehatan, kondisi jalan yang rusak parah ini juga dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. Biaya transportasi menjadi lebih mahal dan waktu tempuh pun menjadi lebih lama akibat harus berhati-hati melintasi jalan yang berlumpur.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu memang telah melaksanakan pembangunan secara bertahap pada sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Silat Hilir. Namun, proses tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia, sehingga belum seluruh ruas jalan dapat ditangani sekaligus dalam satu waktu.
Masyarakat pun berharap baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat memberikan perhatian serius agar penyelesaian ruas Jalan SP3 ini menjadi prioritas dalam program pembangunan berikutnya. Mereka meminta adanya kepastian jadwal pelaksanaan pekerjaan agar akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan layak dilalui sepanjang tahun.
“Kami tidak menuntut hal yang berlebihan. Kami hanya berharap jalan ini benar-benar diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat tidak lagi harus berjibaku dengan lumpur dan kubangan setiap kali hujan turun,” pungkas warga tersebut dengan penuh














