Akses Jalan Masih Menjadi Keluhan, Warga Ketungau Hulu Minta Perhatian Serius Pemerintah

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG – KOMPAS1.id ||  Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kembali menyampaikan harapan agar pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan sejumlah desa di wilayah tersebut, Kamis (25/6/2026).

Mereka menilai keberadaan jalan yang layak bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan perjalanan, tetapi juga merupakan kebutuhan mendasar untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan pemerintahan di daerah yang masih cukup jauh dari pusat kota.

Harapan tersebut mengemuka menyusul keluhan masyarakat terkait kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Sepadet, Desa Sedangu, Desa Sejawak, dan Desa Suak Medang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruas jalan itu dinilai masih memerlukan peningkatan dan perbaikan secara bertahap agar mobilitas warga, terutama saat musim hujan, dapat berlangsung lebih lancar dan aman.

Salah seorang tokoh masyarakat, DS, mengatakan pembangunan jalan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.

Menurutnya, Ketungau Hulu memiliki jumlah penduduk yang cukup besar, wilayah yang luas, serta kekayaan adat dan budaya yang masih terjaga hingga saat ini.

Karena itu, pembangunan infrastruktur semestinya menjadi perhatian utama agar masyarakat tidak terus tertinggal.

“Infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat. Jalan yang baik akan memudahkan petani membawa hasil kebun, mempermudah pedagang menjangkau pasar, dan mempercepat akses warga ketika membutuhkan pelayanan penting,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat masih harus menghadapi berbagai kendala saat melintasi ruas jalan yang rusak, berlubang, dan pada beberapa titik sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca Juga:  Kades Baru Lasmiadi Ajak Warga Kibarkan Merah Putih, Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Kondisi tersebut, kata dia, kerap menyebabkan biaya transportasi menjadi lebih tinggi dan waktu tempuh semakin lama.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat lainnya, CT. Ia menilai akses jalan di wilayah Kecamatan Ketungau Hulu, termasuk menuju Kecamatan Senaning dan desa-desa lainnya, masih menjadi persoalan serius yang perlu segera ditangani secara nyata dan berkelanjutan.

Menurutnya, kondisi jalan yang belum memadai berdampak langsung pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari perjalanan menuju ibu kota Kabupaten Sintang, akses pendidikan bagi anak-anak sekolah, hingga mobilitas guru, tenaga kesehatan, dan pelayanan pemerintahan di tingkat desa.

“Jika jalan bagus, masyarakat tentu lebih mudah beraktivitas. Anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih aman, guru dapat lebih lancar datang mengajar, dan pelayanan pemerintahan desa juga tidak terhambat. Selain itu, roda perekonomian masyarakat pasti ikut bergerak,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah tidak hanya memandang pembangunan jalan sebagai proyek fisik semata, tetapi sebagai bagian dari upaya membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedalaman.

Menurutnya, perhatian terhadap infrastruktur dasar akan sangat menentukan kemajuan suatu wilayah.

Masyarakat berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman Kabupaten Sintang.

Dengan akses jalan yang lebih baik, konektivitas antarwilayah diyakini akan semakin lancar, distribusi barang dan jasa menjadi lebih mudah, serta kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

 

 

Reporter Didy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran
Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum
Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*
Peringati HUT RI ke-81 dan FPPI ke-17, DPD FPPI Jawa Barat Gelar Layanan Kesehatan Gratis dan Edukasi Bencana Sesar Lembang
Semangat Gotong Royong Warnai Persiapan Pernikahan di Desa Landau Badai
SEMANGAT GOTONG ROYONG WARNAI PERSIAPAN PERNIKAHAN DI DESA LANDAU BADAI
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:58 WIB

Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Isi Pulsa Listrik Rp50 Ribu, Warga Pertanyakan Selisih Saldo dan Jumlah kWh yang Masuk ke Meteran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Mayjen TNI (Purn) Dwi Jati Utomo: Sosok Pemimpin Berpengalaman Siap Bawa KONI Jawa Barat Pertahankan Takhta Juara Umum

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Team Rajawali Polsek Tanjung Raja Ungkap Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan, Satu Tersangka Diamankan*

Berita Terbaru