MOBIL MEWAH ANTRI PERTALITE, MASARAKAT SOROTI KETETAPAN SASARAN ( BBM) SUBSIDI

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lebak,- KOMPAS1.id || 19-Juni-2026 -Kenaikan harga BBM non- Subsidi jenis Pertamax diduga menyebabkan meningkatnya jumlah kendaraan roda empat, termasuk mobil -mobil mewah, yang beralih mengantre untuk mendapatkan BBM jenis pertalite di sejumlah SPBU.

Kondisi tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat yang menilai penggunaan BBM subsidi oleh kendaraan mewah yang tidak sesuai dengan tujuan awal pemberian subsidi pemerintah,dan kami sangat kecewa sering tidak mendapatkan BBM pertalite dikarenakan sering habis diduga terlalu banyak kendaraan mewah roda empat yang mengisi BBM subsidi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masarakat berharap pemerintah dapat memperketat pengawasan serta menerapkan aturan yang lebih tegas terhadap penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.pasalnya pertalite selama ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah hingga menengah kebawah, sehingga keberadaannya diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Ajak Perantau Minang Berkolaborasi Bangun Lampung

Sejumlah Warga mengaku khawatir jika kendaraan mewah terus menggunakan BBM pertalite,maka kuota subsidi akan semakin cepat habis’ dan berpotensi menyulitkan masarakat kecil dalam memperoleh bahan bakar.mereka meminta pemerintah pusat, Pertamina dan instansi terkait untuk segera melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi BBM subsidi.

“Pemerintah harus memberikan batasan yang jelas terhadap kendaraan yang berhak menggunakan pertalite.Jangan sampai masarakat kecil yang seharusnya menjadi penerima manfaat justru kesulitan mendapatkan BBM pertalite subsidi karena digunakan oleh kendaraan yang tergolong mampu,”ungkap sala seorang warga.

Masarakat sangat berharap adanya pengawasan yang lebih ketat di SPBU serta penerapan sistem pendataan kendaraan agar distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih adil dan tepat sasaran.dengan demikian tujuan pemerintah dalam memberikan subsidi energi kepada masyarakat kecil yang membutuhkan dapat benar tercapai.

(Kaperwil” ARS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Kedua Pengeboran Sumur Bor di Sribasuki, Babinsa dan Warga Percepat Akses Air Bersih untuk 12 KK
Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba
Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara
Singkil Tegaskan Komitmen Jadikan Pancasila Pondasi Perdamaian Dunia
Rehab Mushola Nurul Muttaqin Dusun 1 Cimaranten Cipicung Digarap, Kiai Ono Maryono: “Ini Rumah Allah, Kita Bangun Bersama”
REMAJA 15 TAHUN TENGGELAM DI SUNGAI CIASEM SUBANG
KECELAKAAN ANGKOT BAWA PELAJAR DI JATINANGOR, BELASAN SISWA LUKA-LUKA
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:51 WIB

Hari Kedua Pengeboran Sumur Bor di Sribasuki, Babinsa dan Warga Percepat Akses Air Bersih untuk 12 KK

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:19 WIB

MOBIL MEWAH ANTRI PERTALITE, MASARAKAT SOROTI KETETAPAN SASARAN ( BBM) SUBSIDI

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:56 WIB

Referendum Jadi Tolak Ukur, Kades Ngingasrembyong Bawa Persoalan Pendidikan ke Pengadilan PTUN (Part 1)

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:35 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Resmikan Kampung Sriwijaya sebagai Kampung Bebas Narkoba

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:47 WIB

Desa Sukasari Tunjukkan Kesiapan Jadi Desa Maju dan Mandiri dalam Penilaian Lomba Desa Lampung Utara

Berita Terbaru