Aceh Singkil kompas1.id –
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pembentukan daerah pemilihan (dapil) baru untuk Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Sebagai bentuk dukungan, DPRK Aceh Singkil memastikan akan mengakomodasi anggaran untuk pelaksanaan konsultasi atau uji publik yang menjadi salah satu syarat dalam proses penataan dapil baru tersebut.
Ketua DPRK Aceh Singkil, H Amaliun, mengatakan anggaran tersebut akan dimasukkan dalam Perubahan APBK Aceh Singkil Tahun 2026, mengingat APBK murni tahun 2026 telah selesai dibahas.
”Kami secara kelembagaan, tidak diminta saja kami dukung, apalagi jika diminta,” kata Amaliun saat menerima rombongan tokoh masyarakat yang memperjuangkan pembentukan dapil DPRA baru, Rabu (17/6/2026).
Menurut Amaliun, peluang terbentuknya dapil baru yang terdiri dari Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam cukup besar karena syarat dan ketentuan teknis dinilai telah terpenuhi.
”Tinggal lagi action kita. Secara moral, kalau kita tidak berbuat, siapa lagi,” tegasnya.
Ia menjelaskan, salah satu tahapan yang harus dilaksanakan adalah uji publik yang menjadi kewenangan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Singkil. Karena itu, DPRK Aceh Singkil mendorong KIP segera melaksanakan tahapan tersebut.
Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat Aceh Singkil mendatangi kantor DPRK Aceh Singkil untuk meminta dukungan terhadap perjuangan pembentukan dapil DPRA baru pada Pemilu 2029.
Dapil yang diusulkan tersebut mencakup wilayah Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam dengan harapan kedua daerah memiliki keterwakilan yang lebih kuat di DPRA.
Rombongan tokoh masyarakat yang hadir antara lain mantan Penjabat Bupati Aceh Singkil, Ir Azmi, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Singkil Zakirun Pohan, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh Singkil Aslim Combih, Budi Hendrawan selaku inisiator perjuangan pembentukan dapil baru, Haji Wahidin, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.
Kedatangan mereka diterima langsung oleh Ketua DPRK Aceh Singkil, H Amaliun, didampingi anggota DPRK Aceh Singkil, yakni Juliadi, Warman, Taufik, dan dr Desra Novianto.
”Kami kemari untuk memohon DPRK Aceh Singkil memberikan dukungan penuh terhadap penataan dapil. Ini untuk kepentingan daerah agar bisa memiliki wakil di DPRA,” ujar Budi Hendrawan.
Reporter Sabri














