Banjir Terjang Silat Hulu, Jembatan Penghubung Desa Nanggeri–Landau Badai Lumpuh Total

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas Hulu,- KOMPAS1.id ||  15 Juni 2026 – Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu.

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga merendam permukiman warga dan merusak berbagai fasilitas umum.

Salah satu dampak terparah terjadi pada jembatan penghubung Desa Nanggeri dan Desa Landau Badai yang kini mengalami kerusakan berat setelah diterjang derasnya arus banjir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari tersebut tidak lagi dapat digunakan.

Akibatnya, hubungan transportasi antara kedua desa lumpuh total, sehingga menghambat mobilitas warga, distribusi barang kebutuhan pokok, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas perekonomian masyarakat.

Berdasarkan keterangan warga setempat, derasnya arus banjir yang membawa material kayu, ranting, dan lumpur menghantam badan jembatan dengan kekuatan yang sangat besar.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian struktur jembatan ambruk dan tidak mampu lagi menahan beban kendaraan maupun pejalan kaki.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius masyarakat karena jembatan tersebut bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, melainkan juga urat nadi kehidupan masyarakat pedalaman.

Selama bertahun-tahun, jembatan itu menjadi jalur utama bagi warga yang hendak bersekolah, berobat, bekerja, maupun mengangkut hasil pertanian dan perkebunan untuk dipasarkan ke daerah lain.
Kini masyarakat harus menghadapi berbagai kesulitan akibat terputusnya akses tersebut.

Tidak sedikit warga yang khawatir kondisi ini akan berdampak pada perekonomian keluarga, terutama bagi mereka yang bergantung pada aktivitas perdagangan dan hasil pertanian sebagai sumber penghasilan utama.

Baca Juga:  Ratusan Kendaraan Hasil Pengungkapan Curanmor Diamankan Polda Jabar, Warga Diminta Segera Cek

Masyarakat berharap pemerintah daerah, instansi terkait, serta pihak penanggulangan bencana dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan dan mengambil langkah-langkah penanganan darurat.

Selain bantuan untuk warga terdampak, pembangunan kembali jembatan dinilai sangat mendesak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Bencana ini juga menjadi pengingat bahwa infrastruktur di daerah pedalaman masih memerlukan perhatian dan penguatan yang lebih serius. Ketika satu akses utama terputus, dampaknya langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur yang kuat, aman, dan tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem perlu menjadi prioritas demi mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, masyarakat Desa Nanggeri dan Desa Landau Badai tetap menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi musibah ini.

Warga berharap bencana yang terjadi menjadi perhatian semua pihak agar solusi jangka pendek maupun jangka panjang dapat segera diwujudkan.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jembatan ini adalah akses utama masyarakat. Jika terlalu lama terputus, tentu akan sangat berdampak terhadap kehidupan warga,” ujar salah seorang warga kepada wartawan.

Banjir yang terjadi kali ini tidak hanya menjadi ujian bagi masyarakat yang terdampak, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur daerah dalam menghadapi perubahan cuaca yang semakin ekstrem dari tahun ke tahun.

 

Reporter: Daman
Lokasi: Desa Nanggeri – Desa Landau Badai, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru