Direktur PT TTN David Sompie: Perusahaan Memahami Keinginan Warga Untuk Mendapatkan Akses Jalan Yang Layak dan Aman

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id ​Manado
Sulawesi Utara, Di tengah dinamika pembangunan infrastruktur dan tuntutan aksesibilitas masyarakat di Tinerungan, PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) menegaskan bahwa keselamatan warga tetap menjadi komitmen utama perusahaan.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Bitung dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara, Senin (15/6/2026), di Hotel Fave Bitung.

Presiden Direktur PT TTN, David Sompie, mengungkapkan, perusahaan memahami sepenuhnya keinginan warga untuk mendapatkan akses jalan yang lebih layak dan aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, keputusan mengenai penggunaan jalan khusus milik perusahaan tidak bisa diambil secara terburu-buru tanpa perhitungan matang mengenai standar keselamatan yang berlaku.

​”Bagi kami, keselamatan adalah harga mati. Jalan khusus yang kami bangun dirancang dengan spesifikasi teknis tertentu. Kami ingin memastikan bahwa jika akses ini digunakan untuk kepentingan umum, prosedurnya harus menjamin keamanan bagi setiap pengguna jalan,” ujar David dengan nada terbuka.

David menekankan bahwa kepedulian perusahaan terhadap warga Tinerungan bukan sekadar retorika.

Hingga saat ini, perusahaan telah merealisasikan tanggung jawab sosialnya melalui proses pembebasan lahan yang adil, di mana lebih dari separuh warga telah menerima kompensasi yang layak.

Bahkan, wujud nyata kepedulian tersebut terlihat dari relokasi bagi sekitar 30 keluarga ke perumahan baru yang dibangun oleh perusahaan di kawasan Danowudu.

Terkait kondisi longsor di ruas jalan utama, PT TTN juga terus berupaya melakukan perbaikan secara intensif.

Baca Juga:  Wamendagri Sidak Mendadak: Bandar Lampung Disiapkan Jadi Role Model Transformasi Kerja ASN

Meski dihadapkan pada tantangan teknis, perusahaan tetap menempatkan petugas untuk mengawal sistem buka-tutup lalu lintas.

Langkah ini diambil semata-mata untuk mencegah risiko kecelakaan bagi warga yang melintas, sembari menunggu perbaikan tuntas dilakukan.

​”Kami tidak hanya bicara soal infrastruktur, tetapi soal nyawa manusia. Kami mohon dukungan dan pengertian warga, karena setiap langkah perbaikan yang kami lakukan di titik longsor maupun pengaturan lalu lintas, tujuannya hanya satu: memastikan warga bisa melintas dengan aman,” tambah David.

Menanggapi harapan warga agar jalan khusus perusahaan dapat dimanfaatkan sementara waktu, PT TTN menyatakan sikap kooperatif.

Perusahaan berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan BPJN dan Pemerintah Kota Bitung untuk mencari titik temu yang paling aman bagi masyarakat.

​Dialog yang terbangun dalam rapat koordinasi tersebut diharapkan menjadi jembatan untuk meredam kekhawatiran warga.

PT TTN berkomitmen untuk tetap transparan, baik terkait proses perbaikan jalan maupun kebijakan perusahaan, demi menjaga keharmonisan yang telah terjalin selama ini dengan warga sekitar.

​”Kami adalah bagian dari masyarakat di sini. Hubungan baik dengan warga Tinerungan adalah prioritas. Kami percaya, dengan komunikasi yang terus terjaga dan mengedepankan asas keselamatan, solusi terbaik bagi kita semua akan segera tercapai,” tutupnya.

​Pertemuan ini pun menjadi bukti bahwa di balik kompleksitas persoalan infrastruktur, terdapat upaya nyata dari semua pihak—termasuk perusahaan—untuk duduk bersama, mendengarkan, dan mengutamakan kepentingan kemanusiaan di atas segalanya.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesadaran Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Kunci Pembangunan Kabupaten Bandung
Astaghfirullah, Ternyata TKW tersebut Di Aniyaya oleh Satu keluarga, Majikannya
Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri
Ratusan Mahasiswa Datangi Gedung DPRD Jabar, Tuntut Penghentian Pemborosan Keuangan Negara
Gubernur Lampung Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Memaknai 1 Muharram, Tahun Baru Islam: Momen Hijrah dan Pembaruan Diri
Diduga Alergi Media, Kepsek SKB Kuningan Leni Rohmayani Tolak Jelaskan Data Rombel & Siswa, Langgar UU KIP?
Parade Mighul dan Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 Lampung Utara, Tampilkan Kekayaan Tradisi dan Potensi Daerah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:48 WIB

Kesadaran Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Kunci Pembangunan Kabupaten Bandung

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Astaghfirullah, Ternyata TKW tersebut Di Aniyaya oleh Satu keluarga, Majikannya

Senin, 15 Juni 2026 - 13:13 WIB

Direktur PT TTN David Sompie: Perusahaan Memahami Keinginan Warga Untuk Mendapatkan Akses Jalan Yang Layak dan Aman

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Momentum 1 Muharram: Awal Tahun Baru Islam, Waktu Tepat untuk Berhijrah dan Memperbaiki Diri

Senin, 15 Juni 2026 - 11:35 WIB

Ratusan Mahasiswa Datangi Gedung DPRD Jabar, Tuntut Penghentian Pemborosan Keuangan Negara

Berita Terbaru