Kompas1.id
Kabupaten Bandung – Rencana pelaksanaan acara bertajuk “Satu Dekade Graiders RX” yang dijadwalkan digelar di area Lapang Panahan Kompleks Olahraga Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, akhirnya batal diselenggarakan. Penyebab utamanya adalah tidak keluarnya izin resmi dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Jawa Barat, dengan alasan pertimbangan keamanan. Keputusan ini menimbulkan tanda tanya di kalangan panitia dan masyarakat, mengingat proses perizinan di tingkat bawah sudah berjalan lancar.
Sudah Penuhi Syarat Dasar
Menurut keterangan panitia penyelenggara, pengurusan izin sudah ditempuh secara berurutan mulai dari tingkat paling bawah. “Permohonan sudah dapat persetujuan dari RT, RW, dan Desa setempat. Bahkan Pemerintah Kecamatan juga sudah menyatakan tidak ada keberatan dan menganggap kegiatan ini aman,” ungkap salah satu perwakilan panitia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam usulan yang diajukan, acara tersebut tidak hanya berisi kegiatan otomotif semata, tetapi memiliki muatan sosial dan ekonomi yang positif. Susunan kegiatannya meliputi:
✅ Pemberian santunan kepada anak yatim
✅ Pameran dan promosi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
✅ Pameran kendaraan otomotif yang teratur
✅ Kegiatan kekeluargaan antaranggota komunitas
Panitia menilai acara sudah disusun rapi dan tidak berpotensi menimbulkan gangguan. Namun saat berlanjut ke tahap berikutnya untuk mendapatkan izin resmi dari Dispora Kabupaten Bandung , permohonan tersebut tidak disetujui dengan dalih pertimbangan keamanan dan ketertiban umum .
Perselisihan Pendapat Antar Pejabat
Munculnya perbedaan sikap antara pejabat tingkat kabupaten /kecamatan dengan pejabat di dinas menjadi sorotan. Beredar informasi adanya perbedaan pandangan antara Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas terkait penilaian risiko acara ini.
“Kenapa cuma acara Graiders RX saja yang tidak diberi izin? Padahal sebelumnya banyak kegiatan serupa yang bernuansa otomotif juga digelar di lokasi yang sama dan berjalan lancar tanpa hambatan,” tanya panitia, merasa diperlakukan tidak adil.
Tanda Tanya Masyarakat
Keputusan ini memicu pertanyaan publik: Apakah benar alasannya soal keamanan, atau ada pertimbangan lain yang tidak disampaikan secara terbuka? Masyarakat berharap penolakan disertai penjelasan rinci dan tertulis, agar tidak menimbulkan kesan diskriminatif terhadap komunitas tertentu .
Sampai saat ini, belum ada penjelasan resmi secara rinci dari pihak Dispora Kabupaten bandung mengenai alasan teknis yang melandasi penolakan tersebut. Panitia menyatakan akan menempuh jalur komunikasi lebih lanjut agar dapat memahami dasar keputusan.***
#Bupati Bandung
#Koni kabupaten Bandung














