Lampung Utara – KOMPAS1.id || Pemerintah Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, mulai merealisasikan program pembangunan infrastruktur melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan membangun jalan rabat beton di Dusun V.
Pembangunan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sarana transportasi sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. Jalan rabat beton yang dibangun memiliki panjang 100 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 15 sentimeter.
Berdasarkan data yang tercantum pada papan informasi kegiatan, proyek tersebut menelan anggaran sebesar Rp57.786.000 yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Bindu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan langkah nyata pemerintah desa dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi yang layak.
Jalan yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses kini ditingkatkan agar lebih aman, nyaman, dan dapat digunakan secara optimal oleh warga.
Menurutnya, keberadaan jalan rabat beton tidak hanya mendukung aktivitas harian masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Akses yang lebih baik akan memudahkan distribusi hasil pertanian, mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta menunjang berbagai aktivitas usaha masyarakat.
“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di wilayah Dusun V,” ujarnya.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa, pemerintah desa juga memasang papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka besaran anggaran, sumber dana, serta pelaksanaan pembangunan yang sedang berlangsung.
Dengan dimulainya pembangunan jalan rabat beton tersebut, Pemerintah Desa Bindu berharap manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Infrastruktur yang semakin baik diyakini akan menjadi penunjang utama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat perekonomian desa, dan mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan. (Red)














