33 Aksi Demo Berlangsung di Jakarta Hari Ini, Mahasiswa Gelar Aksi Bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Jakarta, 12 Juni 2026 – Ibu kota kembali menjadi pusat aksi penyampaian aspirasi. Sebanyak 33 unjuk rasa yang digelar oleh berbagai elemen, mulai dari kelompok mahasiswa, aktivis, hingga organisasi masyarakat, dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat, di sejumlah titik strategis kota.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah aksi yang digelar mahasiswa di kawasan Bundaran HI dengan tajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”. Dalam aksinya, mereka mengangkat sejumlah isu yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas: kenaikan harga BBM, melonjaknya biaya kebutuhan pokok, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga penilaian terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Uniknya, para peserta aksi secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada warga Jakarta jika aktivitas mereka menimbulkan kemacetan lalu lintas. Namun mereka menyampaikan pandangan tegas: kemacetan di jalan hanya berlangsung beberapa jam, sedangkan apa yang mereka sebut sebagai “kemacetan ekonomi dan masa depan rakyat” sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi yang nyata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran aksi-aksi ini memicu perdebatan di tengah masyarakat. Di satu sisi, banyak yang mendukungnya sebagai wujud demokrasi dan pengawasan sosial. Menurut pandangan ini, kritik publik diperlukan agar pemerintah lebih peka dan kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

Baca Juga:  Muncul Klarifikasi Baru, Subur Bantah Pernah Teken Surat Penguasaan Tanah

Di sisi lain, tidak sedikit yang menilai unjuk rasa berskala besar hanya akan mengganggu aktivitas harian warga serta kelancaran dunia usaha. Hal ini dinilai kurang tepat dilakukan saat pemerintah dikatakan sedang berusaha memulihkan dan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi dunia yang belum sepenuhnya pulih.

Muncul pula pertanyaan mendasar: jika dalam satu hari saja tercatat puluhan aksi dengan isu yang hampir seragam — menyangkut ekonomi, korupsi, dan kualitas pelayanan publik — apakah ini pertanda bahwa demokrasi berjalan dengan sehat, atau justru menjadi peringatan keras bahwa masih banyak persoalan mendasar yang belum terselesaikan?

Publik pun terus mempertimbangkan efektivitas cara penyampaian aspirasi tersebut: apakah demonstrasi masih menjadi jalan yang ampuh untuk mendengar suara rakyat, atau sudah saatnya dicari cara lain yang lebih konstruktif dan berdampak nyata?

Kaperwil Banten Aris aristio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru