Bupati Karawang Murka Lihat Video Viral, Ancam Beri Tindakan Tegas hingga Cabut Izin Usaha

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
KARAWANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyatakan kemarahan dan sikap tegasnya setelah beredar luas video yang diduga memperlihatkan aktivitas tak senonoh di salah satu tempat hiburan malam di wilayahnya. Ia menegaskan tidak akan segan menjatuhkan sanksi berat hingga pencabutan izin usaha jika pelanggaran terbukti terjadi .

Video berdurasi sekitar 12 detik itu mulai viral sejak Minggu (7/6/2026), memperlihatkan suasana pesta dengan sejumlah pria terlihat berpelukan dan berinteraksi mesra di dalam ruangan berpencahayaan remang. Konten tersebut memicu keresahan dan kecaman dari masyarakat, mengingat Karawang dikenal sebagai daerah dengan nilai religius kuat dan dijuluki “Kota Santri” .

“Karawang ini kota santri, ada ratusan pesantren di sini. Hal seperti itu tidak patut, tidak wajar, dan tidak elok terjadi. Saya murka melihatnya,” tegas Bupati Aep saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan tim terkait untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pengecekan dan penyelidikan fakta. Jika terbukti pengelola tempat hiburan membiarkan aktivitas yang melanggar norma dan peraturan daerah, tindakan tegas akan diambil.

Baca Juga:  PAD Anjlok - Inovasi Nihil, Bupati Way Kanan Didesak Lakukan Trobosan

“Saya perintahkan Satpol PP bertindak tegas. Kalau terbukti melanggar, kami tidak ragu memberi sanksi, mulai dari peringatan, penutupan sementara, hingga mengusulkan pencabutan izin usaha secara permanen,” ujarnya .

Bupati menegaskan pemerintah daerah tetap memberikan ruang usaha bagi pelaku hiburan malam, namun harus tetap menjaga ketertiban dan nilai yang berlaku. Ia mengingatkan pengelola wajib mengawasi aktivitas di tempat usahanya agar tidak meresahkan masyarakat.

Saat ini tim gabungan masih melakukan pendataan dan pemeriksaan di lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian. Pihak kepolisian juga dilibatkan untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku. *** red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Bojong Menteng Lakukan Perawatan Jalan Inspeksi D.I. Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama Cisangu Bawah
SERIBU PEMUDA KIBARKAN BENDERA 10×5 METER DI KAKI GUNUNG LALAKON DI BUKA OLEH CAMAT KUTAWARINGIN
Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat
HARI KEMERDEKAAN RI KE-81: SEMOGA BANGSA KITA SEMAKIN JAYA
Kebocoran Data Kampus dan Kebingungan Publik: Bukti Lemahnya Perlindungan Privasi
PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG
Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Wagub Jihan Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan
Hari Pramuka ke-65 di Lampung Utara: Ribuan Generasi Muda Teguhkan Semangat Pengabdian
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:48 WIB

Warga Bojong Menteng Lakukan Perawatan Jalan Inspeksi D.I. Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama Cisangu Bawah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:53 WIB

SERIBU PEMUDA KIBARKAN BENDERA 10×5 METER DI KAKI GUNUNG LALAKON DI BUKA OLEH CAMAT KUTAWARINGIN

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Kebocoran Data Kampus dan Kebingungan Publik: Bukti Lemahnya Perlindungan Privasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:39 WIB

PIMPIN LANGSUNG PATROLI MALAM, KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,MH.RAZIA KNALPOT BRONG

Berita Terbaru