Pemkot Bandung Verifikasi 71 Ribu Data Warga di DTSEN, Tunggu Hasil untuk Penentuan Penerima Bansos

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung tengah gencar menyelesaikan proses verifikasi lapangan terhadap sekitar 71.000 warga yang tercatat mengalami perubahan status dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Hingga saat ini, proses pengecekan tersebut sudah mencapai hampir 90 persen, dan hasilnya akan menjadi penentu utama apakah nama-nama tersebut kembali masuk dalam daftar penerima bantuan sosial atau dicabut haknya.

Perubahan status data yang tercatat dalam sistem membuat ribuan warga tersebut sebelumnya terhapus atau keluar dari kelompok prioritas penerima manfaat. Menyikapi hal itu, pemerintah daerah menurunkan petugas langsung ke lapangan guna meninjau dan memastikan apakah kondisi ekonomi riil masyarakat masih sama atau telah berubah dibandingkan data yang tercatat dalam basis data nasional.

“Verifikasi ini wajib dilakukan agar bantuan yang bersumber dari negara benar-benar tepat sasaran. Banyak nama yang statusnya berubah di sistem, kami harus cek satu per satu kondisinya di rumah masing-masing,” ungkap salah satu petugas di lokasi pengecekan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mekanisme yang diterapkan cukup jelas: jika hasil pengecekan membuktikan bahwa warga yang bersangkutan masih memenuhi kriteria kemiskinan atau kerentanan sosial, pemerintah akan segera mengusulkan proses reaktivasi data. Langkah ini bertujuan agar mereka kembali dimasukkan ke dalam daftar penerima bansos dan berhak mendapatkan dukungan ekonomi dari pemerintah.

Baca Juga:  AKBP Arninsi Resmi Jabat Kapolres Lebak, Siap Lanjutkan Penguatan Kamtibmas dan Pelayanan Presisi

Sebaliknya, jika di lapangan ditemukan bahwa kondisi ekonomi warga sudah membaik dan tidak lagi masuk kategori penerima, maka statusnya akan tetap dicabut. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan bantuan, serta anggaran negara bisa dialihkan kepada warga yang lebih membutuhkan dan benar-benar layak.

Kegiatan ini sekaligus menjadi evaluasi nyata terhadap akurasi sistem pendataan nasional. Di satu sisi, DTSEN dinilai sudah memberikan standar seragam dan meminimalkan penyalahgunaan data, namun di sisi lain data administrasi sering kali belum sepenuhnya menggambarkan dinamika ekonomi masyarakat yang berubah cepat. Pemutakhiran berkala dan pengecekan langsung ke lokasi menjadi kunci agar bantuan sosial tetap menjadi jaring pengaman sosial yang efektif dan adil bagi seluruh warga Kota Bandung.

Kaperwil jabar ilham pikolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru