Ketua Harian PSSP Jawa Barat: Pagelaran Seni dan Audisi Calung Jadi Upaya Melestarikan Budaya Sunda Buhun

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kabupaten Bandung – Paguyuban Seniman Seniwati Pasundan (PSSP) Jawa Barat yang di Ketuai Raden H. Ahmad Drajat A.Md. kembali menggelar Pagelaran Seni dan Audisi Calung Se-Jawa Barat Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Sunda, khususnya budaya Sunda buhun yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat, kegiatan berlangsung di Gedung Budaya Soreang.Selasa (2/6/2026).

Ketua Harian PSSP Jawa Barat, NR Hj. Siti Maryanti, SE., M.M., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang untuk kedua kalinya dilaksanakan oleh PSSP.
“Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini untuk kedua kalinya PSSP menyelenggarakan Pagelaran Seni dan Audisi Calung se-Jawa Barat. Kegiatan ini bukan hanya sekadar audisi atau pertunjukan seni, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan, melestarikan, dan mengangkat seni budaya Sunda buhun yang masih hidup di setiap wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini kepengurusan PSSP telah terbentuk di sekitar 15 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum H. Raden Ahmad Drajat, A.Md. Organisasi terus berkembang dan semakin memperkuat kebersamaan para pelaku seni tradisional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, memasuki usia 4 tahun, PSSP semakin solid dan semakin bersatu. Kami ingin menjadi wadah yang menyatukan para seniman dan seniwati dari berbagai daerah dengan tujuan yang sama, yaitu menjaga warisan budaya Sunda,” katanya.

Dalam pagelaran tersebut, lebih dari 25 jenis seni tradisional ditampilkan oleh para peserta dari berbagai daerah. Beragam kesenian khas daerah menjadi bukti bahwa budaya Sunda masih hidup dan terus berkembang di tengah arus modernisasi.

Baca Juga:  *JELANG LAGA PERSIB VS PERSIJA, POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI GELAR KRYD & OPS KNALPOT BRONG: 6 KNALPOT DIAMANKAN*

Menurut Siti Maryanti, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PSSP dalam menggali potensi seni tradisi yang dimiliki setiap daerah di Jawa Barat agar tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda.
Sebanyak 15 kabupaten dan kota turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Karena tahun ini Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah, sejumlah penampilan seni dari Kabupaten Bandung turut meramaikan acara bersama peserta dari daerah lainnya.

“Kami berharap setiap kabupaten dan kota dapat terus menampilkan dan mengembangkan kesenian daerahnya masing-masing. Dengan demikian, kekayaan budaya Sunda dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PSSP mulai dari DPP, DPD hingga DPC yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bupati Kabupaten Bandung, Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan acara.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Bapak Bupati dan Bapak Kepala Dinas Kebudayaan yang senantiasa mendukung kegiatan pelestarian seni dan budaya,KBP Polri, Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkarya dan menjaga warisan budaya Sunda,” tuturnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan komunitas budaya yang turut hadir serta berpartisipasi dalam menyukseskan acara. Melalui pagelaran seni dan audisi calung ini, PSSP berharap kecintaan masyarakat terhadap seni budaya Sunda semakin tumbuh dan menjadi bagian penting dalam menjaga identitas budaya Jawa Barat.Tutup Hj Siti.***(Ic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Kota Sukabumi Gelar Aksi Damai di Balai Kota, Tuntut Wali Kota Minta Maaf dan Penuhi Janji Program
Video Lurah Babakan Ciparay Marah-marah di Puskesmas Viral, BKPSDM Bandung Akan Panggil dan Periksa
Ops Jaran Lodaya 2026: Sat Reskrim Polres Indramayu Amankan Dua Remaja Diduga Pelaku Curanmor
Jembatan Gantung Ci Calung Pasir Gombong memprihatinkan, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak”
Satgas Gulma TNI Bergerak, Bendungan Way Rarem Dibersihkan dari Ancaman Eceng Gondok
*Polsek Margaasih Evakuasi Warga ODGJ untuk Perawatan di RS Jiwa Cisarua*
SEKDES CIHIDEUNGGIRANG AKUI KETAHAN PANGAN 2024 “TIDAK ADA”, PADAHAL DD WAJIB 20% UNTUK KETAPANG.
Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Warga Korea Selatan yang Tinggal 17 Tahun di Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:58 WIB

Ribuan Warga Kota Sukabumi Gelar Aksi Damai di Balai Kota, Tuntut Wali Kota Minta Maaf dan Penuhi Janji Program

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:36 WIB

Video Lurah Babakan Ciparay Marah-marah di Puskesmas Viral, BKPSDM Bandung Akan Panggil dan Periksa

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:35 WIB

Ops Jaran Lodaya 2026: Sat Reskrim Polres Indramayu Amankan Dua Remaja Diduga Pelaku Curanmor

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:15 WIB

Jembatan Gantung Ci Calung Pasir Gombong memprihatinkan, Warga Desak Pemerintah Segera Bertindak”

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:09 WIB

Satgas Gulma TNI Bergerak, Bendungan Way Rarem Dibersihkan dari Ancaman Eceng Gondok

Berita Terbaru