Kebakaran Metro Sports Center Semarang, Lima Korban Dirawat; Polisi Selidiki Dugaan Pemicu dari Perbaikan Videotron

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Semarang (05/05/2026) – Kebakaran hebat melanda kompleks Metro Sports Center di Jalan MT Haryono No.1014, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, pada Senin (4/5/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan, serta sempat menimbulkan kepanikan di dalam gedung yang digunakan untuk berbagai aktivitas.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi, yang turun langsung ke lokasi, menyampaikan bahwa sumber api diduga berasal dari salah satu ruangan di lantai dasar yang digunakan sebagai tempat ibadah.

“Api pertama kali terlihat dari ruangan tempat dilakukan perbaikan perangkat videotron. Dari keterangan saksi, aktivitas tersebut memicu ledakan yang kemudian menyulut kobaran api,” ujar Heri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterangan tersebut diperkuat oleh laporan Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto, S.H., yang menyebutkan bahwa upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak berhasil. Bahkan, terjadi tiga kali ledakan, dengan ledakan terakhir berintensitas cukup besar hingga mempercepat penyebaran api ke area lain.

Akibat kejadian itu, lima orang menjadi korban, yakni Giovani Adiyoga Susetya, Setija Dewi, Gungun Gunawan, Jamaludin, dan Febriana Putri Maharani. Para korban mengalami luka bakar dengan tingkat bervariasi serta gangguan pernapasan dan saat ini menjalani perawatan di RS Samsoe Hidayat.

Salah satu korban merupakan teknisi yang berada paling dekat dengan sumber ledakan sehingga mengalami luka bakar serius. Selain itu, dua perempuan yang berada di lantai atas sempat terjebak akibat kepulan asap tebal yang dengan cepat memenuhi ruangan. Keduanya berhasil menyelamatkan diri ke balkon sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Usai Ikrar Pemasyarakatan Bersih, Lapas Karawang Langsung Gelar Razia Bersama APH

“Dua korban mengalami sesak napas karena terpapar asap saat berada di lantai tiga. Beruntung dapat segera dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis,” jelas Kapolrestabes.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 WIB setelah delapan unit mobil pemadam kebakaran Kota Semarang dikerahkan, dibantu dua truk tangki air dari Dinas Perumahan dan Permukiman. Proses pemadaman berlangsung intens mengingat kondisi gedung yang tertutup dan dipenuhi material mudah terbakar.

Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Inafis dan Laboratorium Forensik Polrestabes Semarang. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan awal mengarah pada aktivitas perbaikan perangkat elektronik, namun kepastian penyebab akan menunggu hasil pemeriksaan forensik,” tegas Kompol Sucipto.

Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, Disperkim, dan pihak rumah sakit dalam penanganan korban serta pendataan kerugian materiil yang hingga kini masih dihitung.

Situasi di lokasi kejadian saat ini dilaporkan telah kondusif. Namun, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pengelola gedung untuk meningkatkan standar keselamatan, khususnya dalam penggunaan instalasi listrik dan pelaksanaan pekerjaan teknis di dalam bangunan.

Polisi mengimbau agar setiap aktivitas perbaikan perangkat elektronik dilakukan sesuai prosedur keamanan guna mencegah potensi kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda.

Jurnalis Mulyoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara
Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh
Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Pendekatan Literasi & Estetika Medis (Smart, Sleek & Professional
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Dukung Program Belida melalui Pengecoran Jalan Desa
Menembus Batas Esensial: Memaknai Filosofi “Sehat Tanpa Sekat” Melalui Preventif Medis Komprehensif Bandung 27 Juni 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:24 WIB

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:56 WIB

Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:21 WIB

Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:17 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:11 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”

Berita Terbaru

Uncategorized

Momentum Baru: Pelantikan AMMDI Buka Era Kolaborasi dan Inovasi

Sabtu, 27 Jun 2026 - 08:47 WIB