PARU PARU MAHASISWA TERCEMAR, DEMA STAIN MEULABOH DESAK PENGHENTIAN TOTAL TRUK RAKSASA DI JALAN PENDIDIKAN

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh Alfa Salam secara resmi menyatakan sikap mosi tidak percaya terhadap sistem pengawasan jalur transportasi di wilayah pendidikan. Alfa salam menyoroti pembiaran masif terhadap truk-truk raksasa milik korporasi yang merampas hak keamanan dan kesehatan ribuan mahasiswa di lingkungan kampus.

‎DEMA menemukan indikasi kuat bahwa armada truk yang melintas merupakan bagian dari rantai operasional perusahaan tambang dan industri di Aceh Barat. Material yang diangkut diduga mengandung unsur Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3) yang sangat reaktif dan berisiko tinggi. Kami mengecam keras tindakan perusahaan (PT) yang menjadikan jalur kampus sebagai perlintasan material berbahaya. Ini bukan sekadar polusi, ini adalah ancaman kontaminasi lingkungan yang dapat berakibat fatal bagi kesehatan jangka panjang civitas akademika.

‎‘’Hari ini kami tegaskan, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh adalah tempat mencetak intelektual, bukan lintasan racun limbah B3 perusahaan! Kami tidak akan membiarkan paru-paru mahasiswa dihisap oleh residu beracun hanya demi profit korporasi yang serakah.” Tegas Ketua DEMA STAIN TDM alfa salam

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Aktivitas ini juga melibatkan truk bermuatan besar yang secara nyata akan menghancurkan infrastruktur jalan lingkungan kampus. Praktik Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dilakukan oleh vendor-vendor, Jalan yang dibangun untuk akses pendidikan sekarang di ambang kehancuran akibat kerakusan korporasi yang enggan menggunakan jalur logistik yang semestinya.

‎Dan kmi juga melihat tidak ada
‎Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah mati di jalur operasi,Manuver truk besar di jalanan sempit kampus menciptakan risiko kecelakaan maut setiap detiknya.
‎“kami tidak akan mentoleransi adanya “titik buta” (blind spot) kendaraan berat di area jalan masuk keluarnya mahasiswa. Kami menolak kampus kami dijadikan sirkuit maut demi mengejar target profit perusahaan!” tambah Alfa salam.

Baca Juga:  ‎Rutan Kelas IIB Aceh Singkil Diharapkan Makin Optimal Jalankan Tugas Dan Fungsi ‎

‎Paparan debu pekat dan emisi gas buang dari mobilitas truk perusahaan telah menurunkan kualitas udara secara drastis. Jika hal ini dibiarkan, maka lambat laun mahasiswa yang setiap hari terpapar oleh polusi dan emisi gas ini akan mengalami penyakit gangguan pernafasan (ISPA), anxiety atau trauma, serta iritasi mata dan dermatitis.

‎Tuntutan Tegas Terhadap APH dan Pemerintah
‎Ketua DEMA STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk berhenti menjadi penonton dan segera melakukan langkah konkret dalam menindaklanjuti aktivitas truk besar ini agar jalan masuk kampus aman dan selamat untuk dilalui oleh mahasiswa terkhusus mahasiswa STAIN TEUNGKU DIRUNDENG MEULABOH.

‎Jika desakan ini tidak segera ditindaklanjuti oleh APH dan pihak perusahaan terkait, maka DEMA bersama seluruh elemen mahasiswa akan melakukan aksi blokade total dan pendudukan jalan.
‎“Kami pastikan roda industri yang merugikan mahasiswa tidak akan bisa berputar di atas tanah pendidikan kami.” Tutup Alfa salam.

‎Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Gelar Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Banjit
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Gelar Olahraga Bersama dan Dukung Ketahanan Pangan
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Percepat Akses Ekonomi dan Pemerataan Hingga Pelosok
TNI AD Percepat Solusi Krisis Air Bersih, Dandim 0412/LU Tinjau Langsung Progres Sumur Bor di Sribasuki
Polisi Way Kanan Bekuk Diduga Pelaku Larikan dan Cabuli Anak di Bawah Umur
Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Penyelesaian Jembatan Perintis Garuda, Tahap Pemasangan Lantai dan Pengecatan Dimulai
Bupati Tanggamus Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP Dua Kali Berturut-turut
Hari Bhayangkara ke 80, Kapolres Salurkan Bansos Kepada Warga Lansia di Sriwijaya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:33 WIB

Sinergi TNI-Polri dan Pemkab Way Kanan Gelar Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Banjit

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:26 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Way Kanan Gelar Olahraga Bersama dan Dukung Ketahanan Pangan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:10 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Percepat Akses Ekonomi dan Pemerataan Hingga Pelosok

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:01 WIB

TNI AD Percepat Solusi Krisis Air Bersih, Dandim 0412/LU Tinjau Langsung Progres Sumur Bor di Sribasuki

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:27 WIB

Polisi Way Kanan Bekuk Diduga Pelaku Larikan dan Cabuli Anak di Bawah Umur

Berita Terbaru

Daerah

Aksi Damai di Depan DPRD: Minta MBG Tetap Berlanjut

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:49 WIB

Uncategorized

BLT DBHCHT Kembali Disalurkan, Ringankan Beban Buruh Rokok

Rabu, 24 Jun 2026 - 05:24 WIB