PAGELARAN WAYANG KULIT PERINGATI HARI KARTINI DI KLATEN, DIPERTUNJUKKAN OLEH SELURUH SENIMAN WANITA

Budaya21 Dilihat

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Rumah Sakit Paru Daerah (RSPD) Klaten menggelar pagelaran wayang kulit rutin bertajuk “Kartini Masa Kini”. Acara berlangsung meriah di halaman RSPD Klaten pada Senin malam, 27 April 2026, dan dihadiri oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Penampilan malam ini terasa istimewa karena seluruh orang yang terlibat, mulai dari dalang, penabuh gamelan, hingga para penyanyi sinden, semuanya adalah wanita. Pagelaran ini dimeriahkan oleh Paguyuban Sinden Klaten yang akrab disapa SILAT, dengan diiringi permainan gamelan dan dibawakan langsung oleh dalang putri Nyi Kenik Asmarawati, S.Sn., M.Sn. yang juga berprofesi sebagai dosen di Jurusan Pedalangan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

banner 336x280

Pada kesempatan tersebut, lakon yang diangkat adalah kisah Sang Drupadi, salah satu tokoh sentral dalam wiracarita Mahabharata. Lakon ini disajikan dalam bentuk pertunjukan yang mengesankan, di mana pesan-pesan tentang perjuangan dan kedudukan wanita dikemas secara apik dan menyatu dengan alur cerita epik.

Menurut Nyi Kenik Asmarawati, pemilihan lakon ini bukan tanpa alasan. Ia ingin menggambarkan sosok wanita masa kini melalui sifat dan keteguhan hati yang dimiliki oleh Drupadi. “Wanita masa kini haruslah tangguh seperti Drupadi, berani melawan hal-hal yang tidak benar dan berani bergerak maju, namun tetap menjaga nilai dan jati diri sebagai wanita. Keberadaan kita tidak hanya sebagai pendukung di belakang, melainkan juga mampu berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia,” tegasnya.

Pertunjukan ini menjadi wujud nyata semangat emansipasi wanita yang senantiasa diperjuangkan oleh Raden Ajeng Kartini. Melalui seni budaya yang menjadi warisan leluhur, para seniman wanita ingin menunjukkan bahwa peran dan kemampuan wanita tidak kalah dalam berbagai bidang, termasuk dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian tradisional.

Suasana di lokasi acara terlihat sangat hidup dan penuh kekeluargaan. Penonton tampak antusias menyaksikan setiap adegan dan mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan melalui pertunjukan malam itu. Kegiatan ini diharapkan dapat terus diadakan secara rutin, sekaligus menjadi sarana untuk melestarikan budaya bangsa serta menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Redaksi: Mas Dalang Gaul (Mr. Bien)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *